Berita

Rocky Gerung/Net

Politik

Dosen Filsafat: Kritik Rocky Gerung Berlebihan

SABTU, 02 MARET 2019 | 05:41 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kritik yang dilontarkan Rocky Gerung terhadap pemerintah menuai kritik balik dari kalangan yang bergelut dengan dunia filsafat. Kritik Rocky dinilai berlebihan.

Dosen Filsafat Universitas Katolik Widya Mandala, Reza Wattimena mengaku telah melakukan riset kecil dengan mengamati tulisan-tulisan Rocky. Baginya tidak ada masalah lantaran tulisan Rocky merupakan filsafat politik.

"Tapi kalau kita telaah lebih dekat dengan verifikasi, kita cek ternyata tidak separah itu, yang dipertontonkan bagaimana dia bisa menjadi hiperkritis, over critical terhadap sesuatu," kata Reza di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (1/3).


Dalam dunia filsafat, jelas Reza, seharusnya bicara seimbang dan jernih. Kendati begitu dia tidak tahu apa motif Rocky mengkritik pemerintah.

"Untuk filsafat itu tidak ideal. Filsafat itu harus jernih . Ok di sini lemah tapi di sini kuat. Itu yang sebenarnya disebut filsafat," ujarnya.

Reza mengatakan kritik melalui bahasa filsafat tak mudah diterima oleh semua lapisan masyarakat. Dia menyebut orang yang tak paham akan gampang percaya dengan kiritik Rocky yang belum tentu benar.

"Itu yang terjadi saat ini, saya merasakan sekali. Di online maupun offline orang-orang yang kemampuan nalarnya tidak kritis gampang termakan oleh sosok-sosok intelektual yang mengaku filsuf tapi sebenarnya kurang tepat dibilang filsuf," tukasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya