Berita

Foto/Net

Politik

Tim Prabowo: Kritikan JK Untuk Meluruskan Tim Jokowi

SABTU, 02 MARET 2019 | 03:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak ada yang keliru dengan kritikan Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada presiden yang juga capres petahana Joko Widodo.

Menjadi Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf bukan berarti kewajiban JK untuk meluruskan fakta dan data gugur.

"Pak JK berada di TKN tetapi bukan berarti Pak JK tidak bisa meluruskan teman-teman di TKN," ujar Sekjen PAN, Eddy Soeparno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (1/3).


Belakangan JK terkesan membela Prabowo Subianto. JK antara lain membenarkan kesimpulan Prabowo bahwa terjadi kebocoran anggaran negara. Sebelumnya JK mengkritik mahalnya biaya pembangunan LRT. Terbaru, JK membela soal hak guna usaha ratusan ribu hektar lahan oleh Prabowo seperti dituduhkan Jokowi.

Menurut Eddy sosok JK seharusnya dijadikan teladan karena tetap berpendirian pada objektifitas dalam berpendapat. Dia mengira apa yang disampaikan JK karena melihat ada data yang belum pas yang disampaikan TKN.

"Pak JK dalam hal ini berbicara dalam hal objektif dan mungkin saja itu dimaksudkan untuk meluruskan pendapat atau pandangan tim TKN yang disampaikan kepada 01," tukasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya