Berita

Politisi PPP Syaifullah Tamliha/RMOL

Politik

PPP Bakal Usulkan Masa Jabatan Presiden 8 Tahun

JUMAT, 01 MARET 2019 | 19:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mewacanakan usulan masa jabatan presiden menjadi delapan tahun dari sebelumnya lima tahun.

"Menurut saya, kalau kita punya sikap kenegarawanan yang sama itu patut dipertimbangkan masa jabatan presiden menjadi delapan tahun. Jadi sekali saja orang jadi presiden," jelas politisi PPP Syaifullah Tamliha di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (1/3).  

Dia menjelaskan, hal itu mengingat dalam memenuhi janji presiden selama periode lima tahun dirasa sulit. Tamliha mencontohkan, saat ini banyak janji kampanye Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang belum terealisasi.


"Janjinya A sampai Z bisa diselesaikan delapan tahun, kalau ini kan sekarang tidak. Masih banyak ide-ide dan gagasan Jokowi pada tahun 2014 yang belum bisa dilaksanakan," bebernya.

Lanjut anggota Komisi I DPR itu, misalnya janji Jokowi untuk menaikkan anggaran TNI menjadi 1,5 persen dari PDB.

"Ini kan belum terealisasi kalau 1,5 persen dari PDB. Kalau PDB kita Rp 13 ribu triliun per tahun maka itu anggaran TNI seharusnya Rp 250 triliun, sekarang kan cuma Rp 108 triliun. Nah ini berikan kesempatan kepada Pak Jokowi bagaimana pertumbuhan ekonomi sampai tujuh persen," demikian Tamliha. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya