Berita

Ketua Umum DPP PPP, Humprey Djemat/Net

Politik

Prabowo Juga Ajak PPP Humprey Djemat Bicara Pemerintahan Baru

Terus Bergerilya Di Jabar
JUMAT, 01 MARET 2019 | 18:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Melanjutkan safari politik dan silaturrahmi ke ulama-ulama se Jawa Barat, Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Humprey Djemat terus bergerak tanpa lelah.

Setelah dari Kabupaten Cirebon dan Kota Tasikmalaya, Ketum HD bersama rombongan DPP PPP melanjutkan silaturrahmi politik ke Kabupaten Garut tepatnya di Pondok Pesantren Suci, Karangpawitan, Garut, Jumat (1/3).

Ketum HD dan rombongan salat Jumat di Ponpes Suci 1 yang diimami langsung oleh pendiri ponpes KH. Muhammad Qudsi. Setelah jumatan, rombongan berangkat ke Ponpes Suci 2 di Jalan Sudirman, Garut.


Di ruang aula pertemuan sudah penuh para ulama, ustaz, santri serta pengurus dan kader DPC dan PAC PPP se Garut. Dialog dinamis dan harmonis dengan Ketum HD dipandu oleh putra Kiai Qudsi yaitu Kang Abdurrahman Qudsi. Selain sebagai pengasuh Ponpes Suci 2, Kang Abdurrahman juga diamanahi sebagai Ketua DPC DPP Garut.

Semangat dan antusiasme terpancar dari wajah para hadirin ketika Ketua Umum DPP PPP Humphrey Djemat memaparkan kondisi PPP terkini, dan mensosialisasikan Capres dan Cawapres 02 Prabowo-Sandi.

Ketum HD menceritakan pertemuannya dengan Calon Presiden Prabowo Subianto di Temangung, Jawa Tengah saat Harlah Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Jateng beberapa hari lalu. Dimana acara itu dihadiri ribuan kader dan simpatisan PPP.

Di kesempatan itu, Prabowo menyatakan, pada saat nanti dia terpilih menjadi Presiden, dia akan memilih putra putri terbaik bangsa untuk membantunya di pemerintahan.

"Saya akan meminta dari partai-partai pendukung dan PPP Muktamar Jakarta," kata Ketum HD meniru ucapan Prabowo Subianto.

Jelas Ketum HD, statement itu membuat riuh Gedung Pemuda di Temanggung. Dan saat dia menceritakan detail suasana itu, peserta silaturrahmi di Ponpes Suci Garut juga tertular semangat.

Ketum HD juga mengungkapkan, dia bersama PPP hasil Muktamar Jakarta terus berjuang bukan sekedar untuk meraih legalitas kepengurusan, yang lebih utama dan mulia adalah bagaimana agar seluruh kader PPP bisa bersatu.

Pada pertemuan yang penuh keakraban di Ponpes Suci Garut, Ibnu Hadjardewantara salah seorang Ketua DPP PPP turut menyampaikan tujuan PPP bersilaturrahmi dengan para ulama dan kader.

Menurutnya, selain menjalankan amanah Mukernas juga mempertegas langkah PPP dalam memenangkan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi di Jawa Barat khususnya di Garut yang merupakan salah satu basis militan PPP.

Selesai acara, Ketum HD diajak berfoto bersama dengan peserta silaturrahmi salam dua jari khas Capres dan Cawapres 02 Prabowo-Sandi.

Selanjutnya, Ketum HD bersama rombongan mohon izin untuk melanjutkan silaturrahmi ke ulama-ulama di tatar tanah Pasundan. Shalawat dan pekikan takbir mengiringi keberangkatan meninggalkan ponpes nan megah yang didominasi warna hijau itu.

Ketum HD yang juga lawyer senior yang handal ini pun berjanji akan kembali lagi ke tanah suci istilah yang menjadi mahfum untuk sebutan kawasan Ponpes Suci Garut. ***

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya