Berita

Korban dan barang bukti/RMOL Lampung

Nusantara

Ditagih Hutang, Perempuan Ini Sewa Orang Bunuh Bibinya

JUMAT, 01 MARET 2019 | 15:27 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Aparat Kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan wanita berambut pirang yang jasadnya dibuang ke jurang hutan Taman Nasional Bukit Barisan, Kabupaten Pesisir Selatan, Lampung. Korban dibunuh keponakan perempuannya bersama tiga orang lainnya.

Seperti dilansir RMOL Lampung, Wakapolres Lampung Barat M. Riza, Jumat (1/3), mengatakan, korban bernama Beti, bidan Puskesmas Danau Ranau, Kabupaten OKU Barat, Provinsi Sumatera Selatan.

Adapun pelaku pembunuhan berjumlah empat orang dimana salah satunya diantarnaya berjenis kelamin perempuan dan masih keponakan korban.


Perempuan itu bernama Gidion Meldina (31), warga Sipatuhu, Kecamatan Bandingagung, Kabupaten OKU Selatan. Pelaku lainnya adalah Badriansyah (35), dan Srul Mubarik, warga Bandaragung. Sedangkan satu orang lainnya yang inisial ON, masih buron.

Riza mengatakan, dugaan sementara, pembunuhan itu dipicu oleh kasus hutang piutang.  Gidion punya hutang kepada bibinya sebesar Rp200 juta.

Tak sanggup membayar, Gidion lantas mengiming-iming uang kepada Badriansyah, Asrul Mubarik, dan ON untuk menghabisi bibinya sendiri.

Pada Rabu (27/3), para pelaku mengajak korban mencari obat untuk kesembuhannya. Namun, korban hanya lemas ketika diberi ramuan yang sudah dicampur racun.

Pada jasad korban juga ditemukan luka di kening yang diduga berasal dari benda tumpul. Luka itu yang menyebabkan korban tewas dan kemudian, jasadnya dibuang oleh para tersangka ke jurang di tepi jalan kawasan TNBBS.

Adapun mobil yang dibawa korban, Mitsubishi Pajero Sport ditinggalkan para pelaku di tepi jalan Lapangan Kijang, Pekon Serai, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, dan ditemukan warga sehari kemudian. **

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya