Berita

Acuviarta Kartabi/net

Nusantara

Uu Lempar Wacana Pindah Pusat Pemerintahan, Pengamat Anggap Lebay

JUMAT, 01 MARET 2019 | 14:22 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melempar wacana pemindahan pusat pemerintahan Jawa Barat. Pengamat menganggap wacana itu sesuatu yang lebay dan tidak  perlu dilakukan.

“Saya kira lebay aja, tidak penting lah. Tidak penting kita memindahkan kantor pusat pemerintahan yang representatif, dimana-mana memang tidak terpusat,” kata pengamat ekonomi dari Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Acuviarta Kartabi seperti dilansir RMOL Jabar, Jumat, (1/3).

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum merasa pusat pemprov Jabar yang berada di Kota Bandung, dinilai sudah tidak efektif dan efisien. Alasannya, letak kantor pemerintahan yang terpisah dan berjauhan.


Selain itu kemacetan di Kota Bandung turut menjadi alasan yang melatarbelakangi ide dipindahkan pusat pemprov ke Kabupaten Bandung, tepatnya di daerah Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang.

“Tapi, ya kalau kita bicara kota Bandung, semacet-macetnya Kota Bandung, terukurlah. Lagi pula saya kira saya cukup sering mengunjungi berbagai kantor pemerintahan di provinsi Jabar, baik Gedung Sate dan OPD-OPD lainnya, dinas badan, saya kira lowong sekali ya," ujar Acuviarta.

Acuviarta menilai, jika alasan sulitnya koordinasi karena jarak yang tidak berdekatan, pemindahan bukanlah solusi.

Alih-alih memindahkan pusat pemerintahan, dalam hal ini pemerintah perlu mempertajam sistem, seperti sistem koordinasi antar dinas, dan bagaimana kemudian pembagian ruangan dan sumber daya manusia.

"Terlebih zaman sekarang, sistem semua online, bisa teleconference, surat menyurat via email dan sebagainya, jadi saya kira tidak terlalu pentinglah kalau alasannya koordinasi rapat dan sebagainya," pungkasnya.**

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya