Berita

Pasangan capres Prabowo-Sandi/Net

Politik

Runtuhkan Mitos Lumbung Suara PDIP, Relawan Prabowo Gelar Konsolidasi Di Jateng

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 23:05 WIB | LAPORAN:

Runtuhkan mitos tentang Provinsi Jawa Tengah sebagai lumbung suara PDI Perjuangan, relawan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan menggelar konsolidasi di Magelang.

Ketua Umum Benteng Prabowo Syafti Hidayat mengatakan, konsolidasi relawan Prabowo-Sandi pada 1 Maret nanti merupakan langkah yang tepat. Mengingat klaim pihak sebelah yang selalu mengatakan bahwa Jateng merupakan lumbung suara PDIP dan Joko Widodo-Maruf Amin.

"Apalagi kami sudah survei dan punya datanya, sebenarnya itu adalah keliru dan kesombongan," katanya kepada wartawan, Kamis (28/2).


Syafti mengaku yakin kalau Prabowo-Sandi bakal mampu mengalahkan Jokowi-Maruf di Pilpres 2019. Hal itu sebagaimana yang dilakukan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla yang berhasil mengalahkan pasangan Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi di Jateng dalam Pilpres 2014. Padahal, saat itu Megawati merupakan capres petahana seperti Jokowi.

"SBY pernah mengalahkan Megawati di Pilpres 2004," katanya.

Konsolidasi relawan Prabowo-Sandi juga sekaligus untuk menciptakan rekor di Museum Rekor Indonesia-Dunia (MURI) yakni dengan bergandengan tangan terpanjang.

Syafti mengaku yakin kalau rekor dunia akan diciptakan dengan mudah, sebab para pendukung Jokowi di Pilpres 2014 lalu telah beralih mendukung Prabowo. Kondisi itu sebagaimana dilakukan dia yang kini membawa bendera Benteng Prabowo.

"Bergabungnya para mantan relawan yang dahulu mendukung Jokowi-JK di Pilpres tahun 2014 seperti pendiri Bara JP, mantan sekjen Projo, Jokowers dan lain-lain semoga mendapat semangat baru bagi perjuangan  memenangkan Prabowo-Sandi di pilpres nanti," paparnya.

Tak lupa, diharapkan pula konsolidasi nanti bisa menjadi titik awal bagi penyusunan kekuatan bagi seluruh relawan Prabowo-Sandi untuk memenangkan jagoannya. Tidak hanya di Jateng, melainkan juga di seluruh Indonesia. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya