Berita

Foto: RMOL

Politik

Tuntut Minta Maaf, Warga Papua Bela Lukas Pilih Bertahan Di Depan Markas KPK

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 17:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aksi puluhan pemuda mengatasnamakan Masyarakat Peduli Papua (MPP) berlanjut dengan mendirikan tenda di areal gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, hari ini (Kamis, 28/2).

Masih dengan tuntutan mereka yang sama seperti kemarin (Rabu, 27/2), yakni permintaan maaf lembaga antirasuah itu kepada warga Papua atas dugaan kriminalisasi Gubernur Papua, Lukas Enembe.

"KPK jangan bermain-main dengan rakyat Papua. Karena kami bakal tinggal di depan KPK sampai KPK meminta maaf kepada seluruh rakyat Papua karena sudah bertindak sewenang-wenang," tegas koordinator MPP, Otis Iryo saat ditemui di lokasi.


Jika tuntutan maaf ini tidak dipenuhi, Otis memperingatkan bahwa warga Papua tidak akan segan-segan menggeruduk masuk ke dalam kediaman dinas masing-masing pimpinan antirasuah.

"Kami akan datang bila perlu ke rumah Ketua KPK dan para komisionernya. Sebab sudah sekian kalinya kami ke sini tapi KPK tak kunjung menggubris aspirasi kami," kata Otis.

Otis meminta KPK untuk mengklarifikasi tuduhan terhadap Gubernur Lukas.

"KPK jangan jadi pengecut, KPK harus buktiktan dong kalau memang benar. Sudah 1x24 jam kami meminta KPK bersikap gentlement namun hingga kini tidak ada tindakan," tegasnya.***


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya