Berita

Anggota Komisi II DPR, Firman Soebagyo/Net

Politik

Komisi II: WNA Punya KTP Ramai Karena Jelang Pemilu

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 17:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) bukan solusi untuk menyelesaikan polemik KTP eletronok warga negara asing.

"Saya tidak sepakat kalau (menerbitkan) Perppu," kata Anggota Komisi II DPR, Firman Soebagyo di Media Center DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/2).

Belakangan, masyarak dihebohkan dengan beredarnya KTP-el milik WNA di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kementerian Dalam Negeri pun sudah mengkonfirmasi dan membenarkan hal itu.


Bahkan data Kemendagri, hingga saat ini sudah ada 16 ribu KTP-el yang diterbitkan untuk WNA sejak tahun 2014.

WNA bisa memiliki KTP-el sesuai dengan UU 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan.

Firman mengaku dapat memahami ramainya pemberitaan KTP-el milik WNA itu dikarenakan jelang agenda politik Pemilu serentak 2019.

Menurutnya, yang perlu ditegaskan adalah sekalipun memiliki kartu identitas, tetapi WNA yang mengantongi KTP-el tidak memiliki hak pilih pada pemilu.

"Bahwa warga negara yang punya hak suara itu adalah warga negara Indonesia," ujat Firman, politisi Partai Golkar ini. ***

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya