Berita

Aksi di Kemendes/Net

Nusantara

Kepmenkes Obat Kanker Usus Besar Tak Berprikemanusiaan

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 14:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Puluhan aktivis Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia) berdemo di Kementerian Kesehatan. Mereka menuntut penghapusan Kepmenkes Nomor. HK. 01.07/MENKES/707/2018 yang mencabut jaminan terhadap dua jenis obat untuk penderita kanker usus besar.

"Kepmenkes tersebut tidak berperikemanusiaan, bahkan cendrung tidak peduli dengan nasib rakyat kecil," ujar Ketua Nasional Rekan Indonesia Agung Nugroho di lokasi aksi, Jakarta, Kamis (28/2).

Kepmenkes Nomor. HK. 01.07/MENKES/707/2018, dikatakan Agung, membuat rakyat berpenghasilan bawah tidak akan mampu membeli dua jenis obat untuk penderita kanker usus besar, bevaxizuma da  cetuximan, lantaran dihapus dari jaminan BPJS. Padahal harga untuk 2 obat tersebut sangat mahal, kurang lebih Rp 10 juta.


"Mana mungkin rakyat miskin mampu membeli obat semacam itu," tegas Agung Nugroho.

Agung menjelaskan alasan utama dicabutnya jaminan terhadap bevaxizumab dan cetuximab lebih disebabkan oleh efesiensi dana BPJS yang mengalami defisit. Menurut dia keputusan Menkes tidak fair.

"Penyebab defisitnya BPJS itu karena buruknya sistem pengelolaan yang dijalankan oleh pengurus BPJS kan harusnya BPJS nya yang dibenahi ini kok malah hak pasien yang dikurangi untuk menutup defisit tersebut," ungkap Agung Nugroho. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya