Berita

Foto:Net

Nusantara

Penyebab Kericuhan, Pendukung Prabowo Dilempari Batu Simpatisan PDIP

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 11:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Rombongan massa Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Jawa Tengah yang tengah mengawal kedatangan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terlibat kericuhan dengan simpatisan PDIP di depan Gang Kutu Dukuh, Sleman, Yogyakarta, Rabu (27/2) kemarin.

GPK adalah ormas sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pada Pilpres 2019 ini, PPP pimpinan Humphrey Djemat mendukung Prabowo-Sandi.

Adapun penyebab kericuhan, ketika rombongan GPK dari arah utara tengah melewati jalan Magelang menuju ke arah selatan tempat acara Prabowo menyapa warga dan para purnawirawan di Grand Pacifik Hall di Jalan Magelang Km 4.5, Sleman, dikempari batu oleh simpatisan PDIP yang berada di dalam Gang Kutu Dukuh.


Tidak hanya melempari batu, simpatisan PDIP itu juga telah bersiap perang dengan membawa senjata tajam sehingga memancing kemarahan massa GPK yang tengah konvoi itu.

Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah saat dikonfirmasi menyampaikan, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kericuhan tersebut.

"Kita masih dalami," kata AKBP Rizky kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/2).

Untuk peristiwa kericuhan ini, sambung Kapolres Sleman, jajaranya telah mengamankan beberapa orang dari kedua belah pihak dan telah mensiagakan 1 SSK Brimob dan 1 SSK Dalmas Polda DIY di depan kampung Dukuh Kutu Sinduadi Mlati.

Dampak peristiwa ricuh ini, satu unit mobil milik politisi Partai Demokrat Roy Suryo yang tengah terparkir di depan rumahnya mengalami kerusakan di bagian kaca akibat lemparan batu. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya