Berita

Penutupan Muspimnas PMII 2019/Net

Politik

Go Internasional, PMII Mempersiapkan Cabang Di Jerman Dan Maroko

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 10:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Agus Mulyono Herlambang memastikan ahlusunah waljamaah sebagai pegangan PMII dalam melangkah.

Demikian disampaikan ketum PB PMII saat menutup Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) PMII 2019 di Asrama Haji Donohudan di Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (27/2).

Menurut Agus, Muspimnas digelar untuk memastikan PMII masih ada dan berkibar di bumi pertiwi. Termasuk mempertegas pokok-pokok pikiran organisasi.


"Hanya ada satu kata saya ucapkan kepada sahabat-sahabat semua, adalah kata bangga dan haru. Karena sahabat telah menuntaskan bersama-sama kita, tugas yang begitu berat yaitu memastikan PMII tetap berkibar di bumi pertiwi," ucapnya.

Agus bersyukur Muspimnas PMII terlaksana dengan tertib dan tidak ada kendala yang berarti. Disadari atau tidak, lanjut dia, PMII telah menorehkan sejarah baru yakni merumuskan kurikulum kaderisasi yang utuh dan tidak memihak kepada kultur daerah tertentu. Seluruh PMII di daerah seirama dalam pokok-pokok pikiran kederisasi yang telah dibuat.

"Mungkin selama ini kaderisasi kita Jawa sentries. Setelah ini mari kita membangun PMII sentris dan Indonesia sentris," sebutnya.

Kemudian, pada Muspimnas tersebut telah disusun Peraturan Organisasi Cabang Internasional. Agus mengungkapkan PMII kini telah melebarkan sayap di dunia international. Hal ini dibuktikan dengan memiliki cabang persiapan di Jerman dan Maroko.  

"Kemudian, saya melihat kreatifitas kader-kader yang membuka stand. Saya melihat kemandirian ekonomi kita mulai kita lihat secara nyata di Muspimnas ini," tutup Agus.

Muspimnas PMII 2019 yang dimulai sejak Sabtu (23/2) lalu resmi berakhir. Hadir pada kegiatan tersebut pengurus PB PMII, pengurus PKC PMII dari seluruh provinsi di Indonesia dan ribuan kader. ***

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya