Berita

Foto: Net

Jaya Suprana

Kesaktian Tiada Tara Semar

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 07:26 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

ILMU kedokteran yang berakar pada kebudayaan Barat menyadari bahwa apa yang disebut sebagai flatulensi memegang peran penting terhadap kehidupan manusia. Bahkan diyakini manusia tidak bisa hidup tanpa daya flatulensi.

Pada pasien pasca operasi bagian perut lazimnya flatulensi dianggap sebagai pertanda awal proses pemulihan.  

Flatulensi adalah fenomena keluarnya gas dari dalam tubuh manusia akibat akumulasi gas di dalam perut terutama  usus besar atau kolon  berisi nitrogen, oksigen, metan (diproduksi bakteri atau kuman dan mudah terbakar), karbondioksida, hidrogen dan lain-lain.   


Fermentasi
 
Fermentasi bakteri dari proses pencernaan memproduksi panas menghasilkan gelembung gas lebih kecil, hangat dan jenuh dengan produk metabolisme bakteri yang berbau busuk keluar dari tubuh manusia karena kepadatannya lebih ringan. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. 

Gerak peristaltik usus menjadikan ruang bertekanan, sehingga memaksa isi usus, termasuk gasnya untuk bergerak ke kawasan bertekanan lebih rendah. Dalam pergerakan tersebut gelembung-gelembung kecil bergabung jadi gelembung besar.

Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tetapi tidak terlalu jauh, karena bentuk usus yang rumit dan berbelit-belit.  Flatulensi adalah istilah  akademis berasal dari bahasa asing untuk apa yang di dalam bahasa Indonesia disebut sebagai buang angin alias kentut.

Kesaktian

Di dalam film terbaru Jackie Chan berjudul “Knight of Shadows” tampil sesosok mahluk siluman yang memiliki kesaktian flatulensi. Kesaktian siluman di dalam film dongeng jenaka kreasi Jackie Chan tersebut jauh di bawah kesaktian Semar di dalam mitologi wayang purwa.

Semar sebagai penjelmaan Batara Ismaya memiliki kesaktian mandraguna  yang tidak tertandingi oleh para dewa, dedemit, raksasa apalagi manusia mana pun di alam semesta ini.

Kentut alias angin yang keluar dari perut Semar memiliki daya luar biasa destruktif melebihi kedahsyatan daya malapetaka bencana alam yang paling destruktif. Hanya kentut Semar yang mampu menaklukkan Wisanggeni yang dianggap sebagai super hero wayang purwa paling digdaya sakti mandraguna.

Batara Guru pun takluk kepada Semar. Akumulasi kesaktian para superhero komik Marvel dan DC plus manga Jepang digabung menjadi satu juga tidak akan mampu menggunguli kesaktian Semar seorang diri belaka.

Pada hakikatnya kesaktian tiada tara Semar merupakan ungkapan mahakarya kearifan kebudayaan Nusantara yang sejak dahulu kala sudah menyadari betapa penting makna perihal terkesan sepele seperti flatulensi alias buang angin alias kentut bagi kehidupan manusia.***


Penulis adalah pembelajar kebudayaan Nusantara


 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya