Berita

Irjen Pol (purn) Pudji Hartanto/Net

Politik

Pemda Harus Mampu Kuasai Potensi Wisata

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 03:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pariwisata harus menjadi modal utama Indonesia dalam menambah pemasukan anggaran devisa negara. Sebab, beragam pariwisata kelas dunia tersaji di negeri ini.

Mantan Dirjen Perhubungan Darat Irjen Pol (purn) Pudji Hartanto ingin setiap pemerintah daerah menguasai potensi wisata yang dimiliki. Sehingga keluhan dari masyarakat, seperti infrastruktur menuju lokasi, bisa diperbaiki dan menjadi destinasi wisata unggulan.

Dengan begitu, Pudji yakin pariwisata bisa menjadi modal utama investasi dunia yang bisa mendatangkan pemasukan anggaran devisa untuk negara.


“Saya pikir sudah ada contoh misalnya Bali. Tetapi kan tidak hanya Bali saja, saya rasa masih banyak yang bisa dikembangkan,” kata politisi Partai Nasdem itu dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/2).

Dia menguraikan bahwa pariwisata Indonesia tidak kalah dengan wisata-wisata negara lain. Sebut saja, keindahan candi Borobudur hingga pemendangan alam karang di Raja Ampat.

Namun, sambung mantan Kapolda Sulawesi Selatan ini, potensi itu belum dimaksimalkan untuk dijadikan komoditi pariwisata luar biasa seperti bali.

“Tempat objek wisata itu sendiri juga kurang jadi acuan dan magnet, misalnya masalah kecil seperti kebersihan dan manajemen,” ujar caleg dari Dapil Jawa Barat IV, yang meliputi kabupaten dan kota Sukabumi.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Asosiasi Travel Agen Indonesia Rudiana ingin pembangunan destinasi baru atau New Bali yang digadang-gadang pemerintah segera bisa direalisasikan.

Menurutnya, stabilisasi politik turut berperan dalam menciptakan iklim ramah wisata.

“Harapannya ke depan pemerintah lebih mempercepat New Bali. Berita-berita hoax juga ada pengaruh ke pariwisata, mudah-mudahan politik Indonesia bisa cepat stabil, dan tidak ada bencana tentunya,” tegasnya. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya