Berita

Diskusi publik/Net

Politik

Presiden Tidak Boleh Biarkan KPK Sendirian Berantas Korupsi

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 02:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komitmen kuat seorang presiden dibutuhkan dalam memperkuat upaya pemberantasan korupsi di negeri ini.

Begitu tegas pakar hukum tata negara, Refly Harun saat menjadi pembicara Diskusi Publik bertajuk "Prospek Pemberantasan Korupsi di Indonesia Pasca Pemilu 2019: Urgensi Perubahan UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi" di Universitas Bung Hatta, Padang, Rabu (27/2).

Selain Refly, pimpinan KPK, Basaria Panjaitan dan dosen Fakultas Hukum Universitas Andalas Khairul Fahmi turut hadir sebagai pemateri.


“”Presiden harus punya komitmen yang kuat dalam memberantas korupsi,” tegasnya.

Refly ingin presiden memimpin langsung pemberantasan korupsi di negeri ini. Sehingga korupsi bisa diberantas secara efektif.

“Presiden tidak bisa membiarkan KPK sendiri melakukan pemberantasan korupsi di seluruh wilayah Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Khairul Fahmi melihat bahwa berbagai upaya menggerogoti kewenangan lembaga pemberantasan korupsi dilakukan melalui proses legislasi yang sarat politik.

“Untuk itu, orang-orang dalam penegakan hukum harus dijauhkan dari orang-orang yang sudah masuk ranah politik,” pungkasnya. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya