Berita

Foto:Net

Nusantara

Beredar TKA China Punya KTP-El, Ini Kata Polda Jabar

SELASA, 26 FEBRUARI 2019 | 15:16 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Jajaran Polda Jawa Barat belum mendapatkan laporan terkait KTP elektronik milik tenaga kerja asing (TKA) Warga Negara China yang beredar di sosial media.

Begitu yang disampaikan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (26/2).

"Kami tidak akan mengomentari, jika belum ada laporan dan melihatnya secara langsung bukti KTP tersebut secara fisik," kata dia.


"Karena bagaimanapun kita harus cek, apakah benar seperti itu," tambah Trunoyudo menekankan.

Mantan Wadir Reskrimum Polda Jabar itu justru menyarankan untuk mengkonfirmasi langsung kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil maupun pemerintah daerah setempat.

"Jika memang katanya (dari informasi beredar di medsos) yang mengeluarkan pemerintah setempat, silakan cek saja, benar enggak," ujar Trunoyudo.

Tersebar di medsos, ada sebuah kartu identitas mirip KTP-el atas nama Guohui Chen yang lahir di Fujian pada 25 Maret 1997. Yang membedakan dari KT biasa, KTP-el tersebut memiliki kolom asal kewarganegaraan dan masa berlaku.

KTP-el misterius yang dikeluarkan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat tercantum berlamat di Jl. Selamet Perumahan Rancabali No.40 RT/RW 002/004, Desa Muka, Kecamatan Cianjur. [rus]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya