Berita

Foto: RMOL Jabar

Nusantara

Rakyat Bersatu Harus Lawan Politik Devide Et Impera Masa Kini

SENIN, 25 FEBRUARI 2019 | 08:49 WIB | LAPORAN:

Politik pecah belah bukan hal baru karena sudah ada sebetulnya sejak zaman kolonial.

"Sejak dulu banyak kelompok pembangkang terhadap konsep NKRI yang sengaja ingin merobohkan empat konsensus nasional, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar pengasuh Ponpes Darussalam Ciamis, Fadlil Yani Ainusyamsi dalam halaqah kebangsaan di Aula Pesantren Ar-Risalah, Minggu (24/2) seperti dilansir dari RMOL Jabar.

Politik fitnah ini menurut dia, tak ubahnya politik keputusasaan. Putus asa karena kegagalan, berkiprah dan lain lain. Politik kebencian akan melahirkan manusia mediokrit.


"Kita harus bersatu lawan devide et impera masa kini," ucapnya.

Fadli menekankan, hanya orang beriman yang tahan terhadap provokasi, teror, fitnah, intimidiasi dan adu domba.

Masih kesempatan yang sama, Dewan Kebudayaan Ciamis Miming Mujamil mengingatkan bahwa bangsa yang besar menghargai jasa pahlawannya. Sebab itulah tidak boleh melupakan sejarah.

"Kita harus paham falsafah di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung," terangnya.

Miming berpendapat, falsafah Sunda 'sabibilungan, sareundeuk saigel sapihanean' perlu dibumikan untuk mencegah politik pecah belah di era kekinian.

"Harus kompak dan gotong royong," pesannya.[wid]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya