Berita

Korban keracunan minuman oplosan/Net

Dunia

Keracunan Massal Minuman Oplosan Renggut 130 Nyawa Pekerja Kebun Teh

SENIN, 25 FEBRUARI 2019 | 00:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kasus keracunan minuman oplosan di India timur telah merenggut lebih dari 100 nyawa.
 
Jumlah korban meninggal dunia per hari Minggu (24/2) adalah 130 orang, sedangkan korban luka adalah lebih dari 200 orang.
 
Sekitar 35 orang korban jiwa berada di negara bagian Assam. Sedangkan sisanya berada di Uttar Pradesh dan Uttarakhand.
 

 
Polisi menyebut, di antara para korban terdapat banyak perempuan.
 
Semua korban merupakan pekerja di perkebunan teh.
 
Dikabarkan BBC, otoritas setempat segera meluncurkan penyelidikan mendalam atas kasus ini.
 
Pasalnya, kasus ini merupakan yang terburuk sejak tahun 2011 lalu di mana lebih dari 170 orang meninggal di Benggala Barat India setelah menenggak minuman oplosan.
 
Kepala Polisi Distrik Golaghat, Pushkar Singh mengatakan bahwa polisi telah menemukan rumah tempat minuman oplosan itu dibuat.
 
Sementara itu, para dokter di rumah sakit tempat para korban dirawat bingung dengan bahan-bahan yang digunakan dalam minuman oplosan tersebut. Pasalnya, minuman itu seketika menyebabkan kegagalan organ tubuh.
 
Tim ahli dari kota Guwahati dibawa untuk menganalisis isi dan kandungan minuman oplosan tersebut. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya