Berita

Narendra Modi/Net

Dunia

Saudi Segera Bebaskan 850 Warga India Dari Penjara

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 | 17:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi akan membebaskan 850 warga India dari penjara Saudi.
 
Keputusan itu diambil setelah permintaan dari Perdana Menteri India Narendra Modi selama kunjungan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) ke New Delhi (Rabu, 20/2).
 
"Atas permintaan Perdana Menteri Narendra Modi, Yang Mulia Putra Mahkota Arab Saudi telah memerintahkan pembebasan 850 tahanan India yang ditahan di penjara Saudi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri India dalam sebuah cuitan di Twitter.
 

 
Data Kementerian Luar Negeri India menunjukkan bahwa pada Januari 2019, sebanyak 2.224 orang India berada di penjara di kerajaan karena kejahatan termasuk pembunuhan, penculikan, penyuapan, dan pelanggaran yang berkaitan dengan narkoba dan alkohol.
 
Dikabarkan Al Jazeera, saat ini diketahui ada sekitar 2,7 juta orang India di Arab Saudi yang membentuk komunitas ekspatriat terbesar di kerajaan. Banyak di antara mereka bekerja di pekerjaan bergaji rendah di sektor-sektor seperti konstruksi, layanan domestik, dan ritel. mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya