Berita

Rusia/Net

Dunia

Rusia Larang Tentara Gunakan Gawai Saat Bekerja

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 | 11:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parlemen Rusia memilih untuk melarang tentara menggunakan gawai atau smartphone saat bertugas. Larangan ini diberlakukan dalam bentuk RUU dengan alasan keamanan nasional.
 
RUU itu melarang personel militer menggunakan gawai dengan kemampuan mengambil gambar, merekam video, dan mengakses internet.
 
Bukan hanya itu, tentara juga tidak bisa menulis tentang militer atau berbicara dengan jurnalis.
 

 
BBC memuat, lebih dari 400 dari 450 anggota parlemen di majelis rendah parlemen Rusia, Duma, mendukung undang-undang tersebut awal pekan ini.
 
Sementara itu, telepon dengan fasilitas panggilan dan olah pesan dasar masih dapat digunakan, tetapi tablet dan laptop juga akan dikenakan larangan baru.
 
RUU itu sekarang harus dipertimbangkan oleh majelis tinggi parlemen, Dewan Federasi, sebelum ditandatangani menjadi hukum oleh Presiden Vladimir Putin. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya