Berita

MBS dan Trump/Net

Dunia

Trump Terburu-buru, Kongres Selidiki Rencana Transfer Teknologi Nuklir Ke Saudi

RABU, 20 FEBRUARI 2019 | 19:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Amerika Serikat dinilai terburu-buru dalam mengambil keputusan untuk mentransfer teknologi tenaga nuklir yang sensitif ke Arab Saudi.
 
Begitu laporan terbaru yang dirilis Kongres pekan ini (Selasa, 19/2). Panel Kongres yang dipimpin Demokrat telah meluncurkan penyelidikan atas kekhawatiran tentang rencana Gedung Putih untuk membangun reaktor nuklir di kerajaan Saudi.
 
Sejumlah whistleblower mengatakan kepada panel itu bahwa reaktor nuklir tersebut dapat membuat Timur Tengah tidak stabil dengan meningkatkan proliferasi senjata nuklir.
 

 
Laporan yang sama menyebut bahwa perusahaan yang terhubung dengan presiden dilaporkan telah mendorong transfer ini.
 
Laporan Komite Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat itu mencatat bahwa penyelidikan terhadap masalah ini sangat penting karena upaya pemerintah untuk mentransfer teknologi nuklir Amerika yang sensitif ke Arab Saudi tampaknya sedang berlangsung.
 
Diketahui bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan pengembang tenaga nuklir di Gedung Putih pada 12 Februari lalu untuk membahas pembangunan pabrik di negara-negara Timur Tengah, termasuk Arab Saudi.
 
Dikabarkan BBC, menantu Trump yang juga merupakan penasihat Gedung Putih Jared Kushner, akan mengadakan tur keliling Timur Tengah bulan ini untuk membahas ekonomi rencana perdamaian pemerintahan Trump.
 
Anggota parlemen mengkritisi langkah Trump itu karena akan melanggar undang-undang Amerika Serikat yang menjaga terhadap alih teknologi nuklir yang dapat digunakan untuk mendukung program senjata. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya