Berita

Surya Paloh/Net

Politik

Sidang Perdana Gugatan Kisman Kepada Surya Paloh Digelar Besok

SP Kantongi SIM Kedaluarsa
RABU, 20 FEBRUARI 2019 | 19:07 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sidang perdana gugatan kader Partai Nasdem Kisman Latumakulita atas legalitas Surya Paloh sebagai Ketua Umum DPP Partai Nasdem digelar pada Kamis besok (21/2).

Sidang permulaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Agustinus SW dengan hakim anggota Titik Tejaningsih dan Duta Baskara. Sedangkan Panitra Pengganti adalah Mufid Talib.

Sedangkan Kisman dalam persidangan perdana besok akan didampingi oleh Tim Pengacara Pembela Konstitusi Partai (TPPKP). Tim pengacara tersebut, terdiri dari Imron Halimy, Rizal Fauzi Ritonga, Hidayat Bustam dan Effendi Sinaga.


"Sedangkan Kisman dalam persidangan perdana Kamis besok ini akan didampingi oleh Tim Pengacara Pembela Konstitusi Partai (TPPKP). Tim pengacara tersebut, terdiri dari Imron Halimy SH, Rizal Fauzi Ritonga SH. MH, Hidayat Bustam SH, dan Effendi Sinaga SH,” ujar Imron Halimy kepada wartawan Rabu (20/02) di Jakarta.

Dijelaskan Imron Halimy, tahapan dalam sengketa internal partai, terkait keabsahan status Surya Paloh sebagai Ketum Nasdem sudah dilalui klien Kisman. Misalnya, gugatan sudah dilakukan melalui Mahkamah Partai Nasdem pada 22 Oktober 2018. Atas gugatan tersebut, persidangan pertama juga sudah dilakukan Mahkamah Partai Nasdem pada 13 Nopermber 2018

"Nampai sampai dengan batas waktu 60 hari bagi penyelesaian sengketa internal partai politik berakhir, seperti diatur oleh UU 2/2011 tentang Partai Politik, Mahkamah Partai Nasdem tidak melakukan persidangan lebih lanjut. Tidak ada juga keputusan yang dibuat Mahkamah Partai Nasdem. Ya, terpaksa klien kami meminta kepastian hukum atas legalitas Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai Nasdem ke lembaga peradilan," ujarnya.

Ketika ditanya begaimana peluang memenangkan gugatan Kisman tersebut di pengadilan, Imron Halimy mengatakan, sangat yakin dan omptimis dapat memenangkan perkara ini. Alasannya, telah terjadi pelanggaran atas konstitusi Partai Nasdem. Pelanggaran tersebut sangat nyata dan jelas sekali.

"Posisi Surya Paloh di Partai Nasdem sekarang itu bisa diumpamakan seperti sopir yang mengendarai mobil di jalanan, namun Surat Izin Mengemudi (SIM) si sopir atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kendaraan yang dipakai tersebut sudah kedaluarsa tahun berlakunya. Kalau SIM dan STNK kendaran sudah tidak berlaku lagi, jangan mengendarai mobil dong," ujar Imron Halimy.

Ditambahkan Imron Halimy, masa jabatan Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai Nasdem sudah berakhir sejak 6 Maret 2018. Sampai dengan berakhir masa jabatan sebagai Ketua Umum Partai Nasdem tidak pernah melakukan kongres untuk mengangkat kembali Surya Paloh. Suya Paloh juga ibarat imam salat berjamaah, namun imamnya tidak berwudhu atau wudhunya sudah batal.

"Gugatan dari klien kami Kisman Latumakulita ke perngadilan ini, bertujuan untuk menegakkan konstitusi partai. Selain itu, memastikan adanya kepastian hukum tentang status Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai Nasdem itu sah atau tidak sah. Apalagi Partai Nasdem mengusung tema besar 'Restorasi atau Gerakan Perubahan'. Tidak ada maksud-maksud lain," tutupnya. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya