Berita

Arman Yunizar/RMOL Bengkulu

Nusantara

Rp 7,5 Miliar Untuk Pengendalian Banjir Tahun Ini

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 | 13:03 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Banjir tahunan merupakan tantangan yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Lebong. Tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRP) Lebong mendapat anggaran Rp 7,5 miliar untuk pengendalian banjir.

Anggaran itu bersumber dari APBD Lebong Tahun Anggaran (TA) 2019. Pekerjaan  yang akan dilakukan meliputi pengerjaan normalisasi sejumlah aliran sungai hingga pembangunan tembok pengendalian banjir dan pintu air.

Kabid Pengairan Dinas PUPRP Kabupaten Lebong, Arman Yunizar, mengungkapkan, ada dua aliran sungai yang jadi sasaran normalisasi. Pertama, aliran sungai Air Kotok di Desa Tunggang hingga Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Lebong Utara. Kemudian, aliran sungai Air Cendam di Desa Bungin, Kecamatan Bingin Kuning hingga Desa Karang Anyar, Kecamatan Lebong Tengah.


"Kegiatan ini juga salah satu bentuk respon Pemda dan DPRD menyerap aspirasi warga yang sering mengeluhkan banjir," ujarnya seperti dilansir RMOL Bengkulu, Selasa (19/2).

Arman mengatakan, pihaknya akan melakukan treatment berbeda pada kedua aliran sungai tersebut.

"Selain normalisasi untuk di aliran sungak Air Kotok akan dibangun tembok pengendalian banjir. Sedangkan, Sungai Air Cedam akan dibangun pintu pengatur air," jelas Arman.

Ia menambahkan, normalisasi dan pembangunan infrastruktur pendukung sungai menjadi salah upaya pengentasan banjir di wilayah Lebong. Arman mengakui, belum semua titik banjir teratasi. Masih ada beberapa lokasi yang kerap dilanda banjir ketika hujan deras turun, salah satunya di wilayah Kecamatan Uram Jaya.

"Memang tahun ini difokuskan normalisasi sungai di hulu saja belum ke daerah hilir. Mengingat, keterbasan anggaran. Tapi akan dilakukan secara berkelanjutan ke titik lain," tandas dia. [yls]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya