Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Heboh, Temuan Kerangka Manusia Di Hutan Cikole

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 | 12:47 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Warga Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dihebohkan dengan temuan kerangka manusia yang teronggok di Hutan Cikole kawasan 58 Resort Pemangkuan Hutan (RPH), Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lembang.

Menurut anggota Potensi SAR Pasundan, Asep Koswara, jasad manusia yang tinggal tulang belulang itu ditemukan pertama kali oleh Anen, warga setempat ketika tengah membersihkan rumput di sekitar lokasi pada Minggu (17/2) siang.  

Penemuan kerangka manusia itu kemudian dilaporkan ke polisi hutan dan Polsek Lembang. Polisi yang datang ke lokasi telah mengevakuasi kerangka tersebut ke RSUP Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk dilakukan pemeriksaan.


"Yang pertama menemukan Anen. Lalu laporan diteruskan ke polisi hutan dan pihak kepolisian," terang Asep, seperti dilansir RMOL Jabar, Senin (18/2).

Saat ditemukan, terang dia, pada kerangka korban masih melekat kaos berwarna abu-abu dengan tulisan 'Bali'. Sedangkan di bagian bawah kerangka manusia itu tampak kain yang menyerupai celana.

Dia mengemukakan, seluruh bagian tulang masih lengkap, termasuk serpihan tulang jari. Dari kondisinya, kemungkinan korban sudah meninggal lebih dari delapan bulan.

"Di sekitar lokasi juga tidak ditemukan ada barang bukti seperti indentitas, tas, atau dompet. Namun ada sisa daging yang masih menempel di tulang," ujar.

Dia menduga, korban berjenis kelamin perempuan karena dari raut tengkorak wajahnya berbentuk lonjong. Diperkirakan juga, korban meninggal bukan karena hewan buas karena semua bagian tulangnya masih utuh.

Saat dievakuasi, tulang kaki kerangka tersebut dalam posisi terlipat. Jadi ada kemungkinan korban meninggal sambil merasakan kedinginan.

"Selama setahun terakhir saya belum pernah menerima laporan orang hilang di dalam hutan. Kalau ada pasti kami lakukan pencarian," ujar dia.

Sementara Panit I Intel Polsek Lembang Iptu Dindin Sopyan mengatakan,  dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilaksanakan Unit Resum dan Unit Identifikasi Polres Cimahi, tidak ditemukan bekas atau tanda akibat kekerasan dan penganiayaan.

"Tidak ada tanda bekas penganiayaan. Selesai dievakuasi jenazah lalu dibawa ke RSHS untuk dilakukan visum," kata Dindin. [yls]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya