Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Ekonom Senior: Tidak Punya Strategi, Data Pangan Jokowi Ngawur Dan Ngasal

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 | 03:10 WIB | LAPORAN:

Ekonom senior Indonesia DR. Rizal Ramli menyayangkan data yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Debat Pilpres 2019 putaran kedua tidak sesuai fakta di lapangan.

Menurutnya, selain tidak sesuai, Jokowi sebagai capres petahana juga tidak memberikan perubahan strategi ke depan.

"Saya lihat Prabowo (Subianto) nyaris tidak ada angkanya mungkin karena hati-hati. Tapi justru Pak Jokowi angkanya banyak banget, dan mohon maaf ngawur dan ngasal. Misalnya tidak ada kebakaran hutan ternyata banyak sekali, pembangunan jalan juga angkanya tidak benar, kemudian soal unicorn," jelas Rizal Ramli dalam wawancara di sebuah stasiun televisi, Senin (18/2).


Dia mengakui jika dalam debat yang digelar Minggu malam (17/2) itu, Jokowi banyak menjelaskan kebijakan yang sudah dilakukannya di sektor pangan. Namun Rizal Ramli tidak melihat strategi baru untuk mengatasi ketahanan pangan, seperti impor.  

"Yang perlu kita ingin tahu ada perubahan strategi tidak. Kalau tujuannya untuk stabilitas harga, cara paling mudah ya dengan impor. Dan jangan lupa, impor selain pada waktu panen juga berlebihan, selalu ugal-ugalan," katanya.  

Menko perekonomian era Presiden Gus Dur itu menambahkan, Jokowi juga tidak menyinggung upaya pemberantasan mafia pangan yang masih terjadi selama kepemimpinannya.

"Merupakan fakta bahwa impor berlebihan karena ada pemburu rente. Ini tidak dibahas," tegas Rizal Ramli. [wah] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya