Berita

Joko Driyono/Net

Hukum

Satgas Anti Mafia Bola Tetapkan Joko Driyono Tersangka

JUMAT, 15 FEBRUARI 2019 | 23:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka. Joko dicegah keluar negeri.

Joko ditetapkan tim penyidik Satgas Anti Mafia Bola setelah mendapatkan dua alat bukti terkait kasus dugaan pengaturan skor pertandingan sepak bola.

“Iyaa betul, sebenarnya sudah ditetapkan dari kemarin,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Jumat (15/2).


Menurut Argo, setelah ditetapkan sebagai tersangka, tim Satgas Anti Mafia Bola meminta pihak Imigrasi untuk melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap Joko.

Sebelumnya, Satgas Anti Mafia Bola melakukan penggeledahan di apartemen pribadi Joko di Kuningan Tower 9, Jakarta Selatan, Kamis malam (14/2).

“Penggeledahan atas Laporan Polisi ibu Lasmi, nomor LP/6990/XII/2018/PMJ/Ditreskrimum, tanggal 19 Desember 2018,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

Dalam penggeledahan itu, kata Dedi, Satgas mengamankan sekitar 75 item yang terdiri dari Laptop, HP, buku tabungan, kartu kredit, bukti transfer dan satu bundel buku catatan PSSI berwarna hitam milik Joko Driyono.

“Penggeledahan dari pukul 20.30 sampai pukul 23.00,” kata Dedi.

Setelah melakukan penggeledahan di apartemen Joko, tim penyidik satgas yang dipimpin oleh Kasubdit Kemanan Negara (Kamneg) Polda Metro Jaya AKBP Dedi Murti  bergerak ke kantor PSSI di Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

“Disana penyidik menyita sembilan item, salah satunya BPKB kendaraan dan kunci kantor PSSI,” pungkas Dedi.[yls]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya