Berita

Foto: RMOL Jabar

Nusantara

Kang Emil Ingin Pencemar Sungai Citarum Diumumkan Ke Publik

JUMAT, 15 FEBRUARI 2019 | 19:44 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menginginkan agar para pencemar lingkungan Sungai Citarum diumumkan secara terbuka ke publik. Ia yakin, hukuman sosial bakal memberi efek jera.

Usulan itu disampaikan gubernur yang akrab disapa Emil itu dalam acara Lokakarya Penguatan Koordinasi Penegakan Hukum di DAS Citarum, di Hotel El Royale, Kota Bandung, Jumat (15/2)

"Berangkat dari pengalaman mengelola pembangunan, adakalanya hukuman sosial itu lebih bikin jera juga. Salah satu hukuman sosial adalah mempublikasikan mereka-mereka yang mencemari lingkungan ini kepada publik," kata Emil seperti dilansir RMOL Jabar.


Kata Emil lebih jauh, mempublikasi para pelaku pelanggaran hukum seperti pelaku yang membuang sampah ke sungai pernah direalisasikan memimpin Kota Bandung.

"Waktu saya menjabat Walikota Bandung, seperti memasangi spanduk kepada restoran yang enggak bayar pajak, setelah dibegitukan (mereka) bayar pajak," ujar dia.

Lebih jauh Emil mengatakan, dengan diumumkan secara terbuka, masyarakat menjadi tahu siapa saja orang atau pihak-pihak yang telah melakukan pelanggaran hukum terkait Sungai Citarum.

"Sehingga masyarakat jadi tahu, menghukum dengan cara sosial tidak membeli produknya atau apa sebagai peringatan," tandasnya. [yls]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya