Berita

Brigjen Pol Dedi Prasetyo/RMOL

Hukum

Tim Khusus Analisa Wajah Pelaku Teror Pembakaran Ranmor Dari CCTV

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 | 17:50 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tim khusus Mabes Polri dibantu Polda Jawa Tengah sedang fokus menganalisa hasil tangkapan CCTV terhadap sejumlah teror pembakaran kendaraan bermotor (ranmor) di Jateng.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, menjelaskan bahwa tim menganalisa Digital Video Recorder (DVR) dari beberapa CCTV yang diamankan. Tujuannya, menangkap nomor polisi kendaraan yang digunakan pelaku teror.

"Kemudian juga (menganalisa) bentuk postur pelaku, ini sudah dalam proses identifikasi juga oleh Inafis," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14/2).


Dari 27 titik lokasi pembakaran, ada satu hasil CCTV yang cukup jelas yaitu di wilayah Grobogan. Namun, teknologi canggih yang dimiliki Polri tidak didukung kualitas gambar CCTV di tempat kejadian perkara itu.

“Agak kabur ya. Untuk resolusi CCTV yang digunakan, khususnya di perumahan, kadarnya kelas 3. Padahal kami harapkan kelas 2 atau kelas 1 yang memiliki resolusi tinggi,” ujar Dedi.

Kendati demikian, Inafis Polri belum menyerah. Analisa hasil tangkapan CCTV akan dilakukan bersama Kepolisian London, Inggris.

"Untuk penguatan tentang wajah ataupun nopol yang bisa teridentifikasi," terang Dedi.

Sementara itu, Laboratorium Forensik (Labfor) tengah memeriksa bahan bakar yang digunakan oleh pelaku yaitu minyak tanah bercampur bensin yang sama di 27 TKP. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya