Berita

Foto: RMOL Jatim

Nusantara

Layanan 112 Jangan Dipakai Untuk Iseng

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 | 14:09 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Layanan Command Center (CC) 112 milik Pemerintah Kota Surabaya kini telah terkoneksi dengan Contact Center 110 Polri. Ironisnya, masih saja ada oknum warga yang hanya sekedar iseng menggunakan layanan kedaruratan tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan melalui Command Center 112 memberikan layanan situasi kedaruratan selama 24 jam non stop. Layanan itu tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.

“Layanan kedaruratan 112 itu tidak dipungut biaya sepersen pun,” terang Eddy saat jumpa pers di Kantor Humas Pemkot Surabaya, seperti dilansir RMOL Jatim, Kamis (14/2)).


Sayangnya, tambah Eddy, masih saja ada warga yang menggunakan layanan darurat itu hanya sekedar untuk main-main alias iseng.

Misalnya, laporan kebakaran di suatu lokasi, namun setelah dicek ternyata nihil. Bahkan, kadang juga ada masyarakat yang hanya sekedar mencoba-coba layanan 112 tersebut.

“Ada juga yang menelpon hanya untuk bertanya seperti siapa nama kepala dinas. Ada juga yang telpon terus diam. Ada juga yang telpon terus terdengar suara ngaji,” ujarnya.

Ia mengimbau seluruh masyarakat agar memanfaatkan layanan 112 hanya untuk kondisi darurat saja. Sebab, ketika masyarakat menghubungi layanan 112, hanya ada 17 line telpon yang tersambung, sehingga ketika banyaknya telpon masuk secara bersamaan otomatis sebagian panggilan masuk akan tertahan dan terekam dalam database.

“Dengan pengalaman-pengalaman dari kejadian kemarin, kami mohon kepada warga untuk tidak menghubungi 112 hanya untuk iseng," pesannya.

Eddy menyampaikan sepanjang tahun 2018 tercatat, angka tertinggi adalah laporan tentang kecelakaan sekitar 12,96 persen. Sementara laporan darurat medis sekitar 8,81 persen, sambungan PDAM sekitar 4,9 persen, PLN 6,8 persen, dan kejadian kebakaran sekitar 3,87 persen.

“Jadi ini evaluasi tahun 2018 sudah kami rekap data-data yang masuk ke kami seperti itu,” ungkapnya. [yls]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya