Berita

Kwik Kian Gie/Net

Politik

Rizal Ramli Komentari Pernyataan Pedas Kwik Kian Gie Kepada Darmawan Prasodjo

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 | 12:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ekonom senior Dr. Rizal Ramli menilai pemaparan Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) Darmawan Prasodjo dalam diskusi "Potret Ekonomi di Tahun Politik" banyak yang menyimpang.

Dan hal itu yang membuat pakar ekonomi sekelas Kwik Kian Gie mengeluarkan pernyataan pedas.

Menurut dia, sikap Kwik tersebut tidak seperti biasanya yang selalu tampil kalem.


"Pak Kwik yang biasanya selalu santun dan senyum, kesel sekali karena Darmo (Darmawan Prasodjo) ngelantur, banyak oratory, dan banyak data ngawur," kata Rizal Ramli di akun Twitter, Kamis (14/2).

Rizal Ramli, Kwik Kian Gie dan Darmawan Prasodjo bersama narasumber lain menjadi pembicara diskusi "Potret Ekonomi di Tahun Politik" yang diselenggarakan salah satu teveisi nasional, Rabu (13/2) malam.

Saat closing statement, Kwik Kian Gie terlihat geram dengan Darmawan Prasodjo. Menurut Kwik, apa yang disampaikan Darmo memperlihatkan seolah-olah para peserta yang hadir di forum tersebut adalah orang bodoh.

"Saya ini pernah menjabat Menko Ekuin, pernah menjabat Menteri Bappenas, terutama Bappenas yang saya sebut. Malam ini kok saya mendapat kesan, mereka itu (peserta yang hadir) tolol semua. Setelah mendengar pak Prasodjo, goblok semua, Bappenas itu dungu semua," ujar Kwik.

"Ini yang benar pak Rocky Gerung yang mengatakan yang lain dungu, atau pak Prasodjo semuanya dungu. Kecuali yang ada di sana," tambah Kwik menutup pernyataanya.

Baca: RR: Penurunan Angka Kemiskinan Paling Lambat Di Zaman Jokowi

Sebelumnya, ekonom senior Faisal Basri yang juga hadir sebagai pembicara dalam diskusi itu, juga sempat menyemprot Darmo.

"Yang ditanya apa, yang dijawab apa, ini menunjukkan betapa hebatnya mas Darmawan. Soalnya yang ditanyakan proyek tol, LRT, itu yang dipermasalahkan bank Dunia. Karena ada pembangunan yang tidak lewat RPJM. Hal itu yang menimbulkan masalah," ungkapnya.

Darmawan Prasodjo pada kesempatan itu beberapa kali menjelaskan, latar belang pembangunan proyek infrastruktur Jokowi dan dampaknya bagi masyarakat. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya