Berita

Harry Kurniawan melobi eks karyawan Freeport/RMOL

Hukum

Setelah Diterima Jokowi, Eks Buruh Freeport Dibawa Ke Polda

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 | 01:44 WIB | LAPORAN:

Puluhan mantan karyawan PT Freeport Indonesia akhirnya ditertibkan Polres Jakarta Pusat dari Taman Pandang Istana, Jakarta, Rabu (13/2) malam.

Penertiban dilakukan setelah mereka bermalam hingga sembilan hari taman yang berada tepat di seberang istana.

Negosiasi berlangsung alot. Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan sempat mendatangi tenda demonstran. Dia melobi para pegawai untuk segera membubarkan diri.


Hal itu lantaran demonstran telah menyampaikan secara langsung tuntutannya kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada siang hari. Jokowi sudah berjanji akan menindaklanjuti tuntutan karyawan yang mengaku di-PHK sepihak oleh Freeport.  

“Kami imbau setelah diterima Bapak Presiden. Hasilnya silakan secara teknis ditunggu (di rumah). Kami dari kepolisian hanya melakukan tindakan bahwa ada aturan di UU, laksanakan aksi dibatasi pada pukul 18.00,” terang Harry memberi tenggat aksi ke demonstran.

Hingga batas yang ditentukan, massa yang mayoritas berasal dari Papua tidak beranjak. Mereka masih menduduki tenda tempat mereka menginap.

Akhirnya, tepat pada pukul 21.45 atau setelah batas toleransi berakhir, jajaran Polres Jakpus melakukan tindakan. Demonstran diangkut dalam sebuah bus dan dibawa ke Polda Metro Jaya.

"Kita sudah berikan batas toleransi pada 21.45 WIB dan kami laksanakan tindakan tegas angkat mereka dibawa ke Polda," tambah mantan Kapolres Tangerang Kota.

Di Polda Metro Jaya, kata Harry, eks karyawan Freeport akan bermalam satu hari. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya