Berita

Demonstran eks karyawan Freeport di depan Istana Negara/RMOL

Nusantara

Eks Karyawan Freeport: Pak Jokowi Belum Terima Surat Komnas HAM

RABU, 13 FEBRUARI 2019 | 17:32 WIB | LAPORAN:

Setelah lebih dari seminggu demonstrasi berlangsung, Presiden Joko Widodo akhirnya mau menerima perwakilan eks karyawan PT Freeport Indonesia. Pertemuan berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (13/2).

Salah satu yang diterima Jokowi adalah Ketua Tim Pekerja Eks Freeport Indonesia, Jerry Jerangga. Dia bersama dua temannya mewakili 8.300 eks karyawan korban pemutusan hubungan kerja Freeport Indonesia.

Jerry menjelaskan hasil pertemuannya yang kurang memuaskan. Ternyata, Jokowi belum menerima surat rekomendasi dari Komnas HAM terkait dugaan pelanggaran berat hak asasi manusia yang dilakukan Freeport Indonesia kepada karyawan.


"Surat-surat yang dikasih Komnas HAM, semacam rekomendasi yang salah satu isinya pelanggaran berat dilakukan oleh Freeport. Pak Jokowi dengan spontan menjawab belum menerima surat," jelas Jerry saat ditemui di depan Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2).

Tidak hanya surat dari Komnas HAM yang diakui Jokowi belum diterimanya. Ada pula surat rekomendasi dari putra daerah Papua yang pernah menjabat Menteri Perhubungan, Freddy Numberi, yang tidak dibaca Jokowi.

"Pak Freddy Numberi juga berkirim surat. Tapi, sama juga. Tidak sampai ke presiden," tambah Jerry.

Karena itu, lanjut Jerry, Jokowi berjanji memerintahkan menteri-menteri yang terkait persoalan Freeport untuk berkoordinasi di Istana Negara.

"Pak Presiden akan memanggil pihak-pihak terkait, menteri-menteri yang berhubungan dengan kita. Menteri ESDM, Kemnaker, juga dari Freeport sendiri," ungkapnya.

Sayangnya Jerry tak mendapat kepastian waktu kapan Jokowi akan memanggil para menteri.

"Jokowi belum menjawab pastinya kapan. Yang jelas akan memanggil secara langsung dalam waktu dekat," jelas Jerry. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya