Berita

Raja Juli Antoni/net

Politik

PSI Harus Belajar Etika Politik Dan Sadar Jokowi Berasal Dari Mana

RABU, 13 FEBRUARI 2019 | 17:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Konflik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan PDI Perjuangan semakin menjadi-jadi.

Berawal dari pernyataan pers Sekjen PSI, Raja Juli Antoni. Raja mengungkapkan harapannya agar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bisa menularkan semangat bersih, transparan dan profesional ke PDIP setelah memutuskan bergabung dengan partai binaan Megawati Soekarnoputri itu.

Politikus PDIP di DPR RI, Rahmat Nasution Hamka, meminta Sekjen PSI untuk lebih sopan dalam bertutur kata dan mempelajari lagi etika politik.


"Kepada Raja Juli saya minta untuk lebih sopan lagi. Belajarlah etika politik lagi yang baik. Sebagai partai baru, jangan hanya mencari pencitraan,” ucap Rahmat saat diwawancara di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (13/2).

Politikus asal Kalimantan Tengah itu menduga Raja Juli hanya melihat sebagian anggota PDIP yang tersangkut kasus korupsi. Sementara masih banyak kader terbaik PDIP di seluruh Indonesia yang mengabdikan diri untuk bangsa.

“Sebut saja Pak Jokowi. Dia (PSI) lupa orang yang mereka dukung itu berasal dari mana. Pak Jokowi adalah murni kader yang berasal dari rahim PDIP,” tegasnya.

Rahmat meminta PSI untuk tidak mudah menghakimi partai lain tidak bersih.

“Buat PSI, jangan berburuk sangka, jangan suudzon, belajarlah etika politik yang baik,” jelas anggota Komisi V DPR RI ini. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya