Berita

Johnny G Plate/Net

Politik

Nasdem: Capres Yang Mencla-Mencle Soal Harga Pangan Berbahaya

RABU, 13 FEBRUARI 2019 | 04:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Isu pangan menjadi salah satu yang hangat diperbincangkan jelang debat kedua Pilpres 2019 yang akan digelar pada 17 Februari mendatang. Ini lantaran debat mengusung tema “Energi, Pangan, Infrastruktur, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup”.

Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate pun mewanti-wanti publik untuk tidak percaya pada calon presiden yang mencla-mencle dalam menanggapi isu pangan.

Dia mencontohkan seorang capres yang datang ke petani kemudian bertanya harga jual produksi pertaniannya. Saat petani mengeluh harga terlalu rendah, biasanya capres langsung mengeluarkan janji untuk bisa menaikkan harga tersebut.


Tapi di satu sisi, saat bertemu dengan ibu-ibu pasar yang mengeluhkan harga pangan naik, capres itu justru berjanji akan menurunkan harga pangan.

Bagi Johnny, contoh itu merupakan cermin seorang calon pemimpin mencla-mencle. Sebab, janji yang diberikan itu saling bertabrakan.

“Ini sudah dua kebijakan yang bertabrakan dari mulut calon yang sama, ini berbahaya,” tegasnya.

Anggota Komisi XI DPR mempersepsikan antara keinginan petani dan konsumen sangat berlawanan dan bertolak belakang. Sehingga tidak perlu mengumbar janji-janji demikian kepada konsumen dan petani.

“Ini berbahaya yang satu sisi naikin harga supaya petani senang di sisi lain menurunkan harga supaya konsumen senang. Yang seperti ini berbahaya dan ini tidak layak disemburkan di ruang publik karena kita harus bertanggung jawab,” pungkasnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya