Berita

Diskusi Seknas Prabowo-Sandi/RMOL

Politik

Jokowi Tidak Akan Panik Karena Bukan Dalang

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 | 17:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Banyak pihak menilai calon petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah mengalami kepanikan akibat blunder yang dibuatnya.

Padahal, Jokowi tidak akan mengalami kepanikan yang diakibatkan dari ketidakpahamannya.

Demikian disampaikan Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Aad Satria Permadi dalam diskusi bertajuk 'Jelang Pilpres Jokowi Blunder dan Panik' di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta, Selasa (12/2).


"Sebelum kita menentukan Jokowi blunder dan panik kita harus punya stand poin bahwa Jokowi ini dalang atau bukan," ujarnya.

"Kalau ada dalang cerita misalnya Genderuwonya ditampilkan cakep, Arjuna jadi jelek diketawakan orang. Kira-kira yang paling panik dalangnya atau wayangnya. Makanya Jokowi tidak panik tentu karena dia bukan dalang," jelas Aad.

Tak hanya itu, dia kembali menganalogikan untuk membuktikan bahwa capres petahana tidak merasa panik akibat ulahnya sendiri.

"Kalau kita memakai stand poin bahwa Jokowi itu boneka dengan fakta-fakta misalnya dia petugas partai, kalau ditanya hal yang fundamental dia tidak tahu," beber Aad.

Lanjutnya, yang paling aneh adalah Jokowi dibanggakan oleh para pendukung lantaran setiap hari Jokowi sibuk memantau pembangunan jalan tol.

"Jadi kita lihat seorang presiden keluar setiap hari meninggalkan Istana lalu yang menguasai Istana siapa pada waktu itu. Artinya memang bukan dia (Jokowi) yang mengeluarkan kebijakan untuk republik ini," imbuh Aad. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya