Berita

Rakor Penanggulangan Kemiskinan di Blora/RMOL Jateng

Nusantara

Masih Ada 42 Desa Miskin Di Blora

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 | 16:06 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kabupaten Blora masih masuk dalam zona merah kabupaten miskin. Sebanyak 42 desa masuk dalam kategori desa miskin. Bahkan 12 desa diantaranya tergolong desa sangat miskin.

Fakta itu diungkapkan Bupati Blora Djoko Nugroho saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Membangun Sinergi Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Blora di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (12/1).

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur (wagub) Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen dan wakil bupati Blora, Arif Rohman dan sejumlah OPD terkait.


Diterangkan Djoko Nugrogho, angka kemiskinan di Blora saat ini sebesar 11.90 persen. Meski mengalami penurunan dalam 5 tahun terakhir, namun persentasenya masih di atas rata-rata Jateng dan nasional.

“Blora rangking 23 dari 35 kabupaten kota di Jateng. Kita masih 11,90 persen diatas Jateng 11,32 persen dan nasional 9,82 persen. Bahkan kita masuk dalam zona merah kabupaten miskin," terang Djoko seperti dilansir RMOL Jateng.

Djoko mengatakan, banyak kendala yang dihadapi Pemkab dalam uapya menurunkan angka kemiskinan tersebut. Salah satunya kurangnya koordinasi antara OPD dengan pihak desa.

"Banyak kendala yang kita hadapi, salah satunya kurangnya sinergitas antara OPD dengan desa. Saya minta agar koordinasi ini bisa ditingkatkan sehingga penurunan kemiskinan bisa tercapai," jelas Bupati yang akrab disapa Kokok itu.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen mengatakan, persoalan data menjadi kendala utama dalam upaya penurunan kemiskinan di Jateng.

"Nnanti kita akan keroyok bareng-bareng masalah ini. Sehingga target penurunan hingga 7,4 persen kemiskinan di Jateng dapat tercapai,"  ujar wagub.
[yls]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya