Berita

Rocky Gerung/Net

Publika

Akal Sehat Rocky Gerung

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 | 14:49 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

DUA orang chieftains of liberal camp, Denny JA dan Rizal Mallarangeng mempertanyakan "akal sehat" Rocky Gerung.

Di antara buih-buih kata filsafat, selain akal sehat, mereka mempermasalahkan kritik dan Jokowi. Mereka minta Rocky Gerung juga mengkritik Prabowo.

Di era absurditas dan devided society, Rocky Gerung memilih bersikap dan gunakan akal sehat. Warnanya sejelas Denny dan Rizal di kutub berbeda. Rocky bermetamorfosis menjadi apa yang disebut Antonio Gramsci sebagai "intellectual organic".


Rizal Mallarangeng adalah pioneer ideology liberalisme di Indonesia. Denny JA sedang membangun reputasi sebagai "Bapak Meme Nasional". Keduanya orang cerdas.

Di media sosial, sudah lama ada adagium, "orang pintar jadi dungu saat nyebong".

Paling kronis, Denny dan Rizal mempersoalkan "akal sehat". Mereka sedikit gusar manakala berkembang sebuah understanding: Yang pro ko-ruf nomor 1 akalnya tidak sehat. Di situ salahnya Rocky Gerung.

Denny JA melihat cambridge dictionary online. Dia temukan "akal sehat" artinya "common sense". Bumbu filsafat dituang. Tetap saja, unpractical.

Fortunately
, Denny dan Rizal tidak mempersoalkan sarkasme Albert Einstein yang mengatakan, "Common sense is the collection of prejudices acquired by age eighteen".

Akal Rocky kelihatan lebih sehat saat menolak kritik Prabowo dan oposisi. Beda dengan Denny dan Rizal, dia mem-pratikkan apa yang dikatakan filsuf moral Henri Frederic Amiel; "Common sense is calculation applied to life".

Kalkulasi Rocky dan semua orang yang berakal sehat menyimpulkan Jokowi harus diganti. Salah satu variable alasannya seperti yang dikristalisasi Eep Saefullah Fatah dengan terminologi: krisis otentisitas, gagal kebijakan, krisis representasi.

"Common sense is in spite of, not as the result of education," kataVictor Hugo. Fenomena Denny JA dan Rizal Mallarangeng yang kuliah di luar negeri membenarkan analisa Victor Hugo.

Jokowi dan para cabals di sekitarnya adalah bagian dari "the powers that be". Kritik terhadap presiden merupakan tradisi politik demokrasi. Karena presiden diberi otoritas merilis policy dan digaji oleh rakyat.

Di situ, kritik kepada Prabowo menjadi tidak relevan.

Sebagai Pax Americana worshiper, Denny dan Rizal sebaiknya re-read apa yang dikatakan Presiden Theodore Roosevelt, "To announce that there must be no criticism of the President, or that we are to stand by the President, right or wrong, is not only unpatriotic and servile, but is morally treasonable to the American public".

Bila akal sehat itu tidak juga ketemu, mungkin makan keong sawah dan cacing makarel bisa dicoba. Hmm, jadi inget dua menteri negara dalam Kabinet Jokowi ya? [***]

Penulis adalah kolumnis dan aktvis Komunitas Tionghoa Anti-Korupsi (Komtak).

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya