Berita

Kahar Muzakir/Net

Hukum

Suap DAK Kebumen, KPK Periksa Ketua Komisi III DPR Kahar Muzakir

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 | 12:55 WIB | LAPORAN: WISNU YUSEP

. Ketua Komisi III DPR Kahar Muzakir diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus Dana Alokasi Khusus fisik pada perubahan APBN Tahun Anggaran 2016 Kabupaten Kebumen.

Politisi Golkar itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Wakil Ketua DPR nonaktif Taufik Kurniawan. Kahar tiba di Gedung KPK sekira pukul 11.48 WIB.

Mengenakan jaket hitam, Kahar lebih memilih bungkam dan "nyelonong" masuk ke ruang tunggu lembaga antirasuah ini.


Selain Kahar, KPK juga akan melakukan pemeriksaan terhadap Anggota DPR F-PAN Ahmad Riski Sadig, dan Anggota DPR RI Said Abdullah F-PDIP Said Abdullah.

Sampai berita ini diturunkan, belum terlihat dua saksi lainnya yakni Ahmad Riski dan Said Abdullah mendatangi Gedung KPK.

Dalam kasus ini Taufik yang juga politisi PAN resmi menyandang status tersangka pada 30 Oktober 2018.

Dalam surat tuntutan yang disebutkan Juni 2016, Taufik sempat menawarkan DAK Perubahan tahun 2016 untuk jalan sebesar Rp 100 miliar kepada Bupati nonaktif Kebumen Muhamad Yahya Fuad.

Tetapi dengan catatan, anggaran itu tidak gratis, artinya harus ada pelicin untuk kolega Taufik. Taufik diduga menerima Rp 3,65 miliar dar Yahya Fuad.

Dalam pengembangan kasus ini, KPK telah menahan Ketua DPRD Kebumen, Cipto Waluyo. Cipto merupakan salah satu tersangka dalam pengembangan kasus di Kebumen bersama Taufik Kurniawan.

Dia diduga menerima uang suap terkait pengesahan dan pembahasan APBD Kabupaten Kebumen periode 2015-2016, pengesahan atau pembahasan APBD Perubahan Kabupaten Kebumen 2015-2016, dan pokok pikiran DPRD Kebumen 2015-2016 senilai Rp 50 juta. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya