Berita

Nuratmo salah seorang perwakilan dari AMT/RMOL

Politik

Buruh Sopir Tangki: Pramono Anung Belum Bisa Dihubungi

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 | 12:13 WIB | LAPORAN:

. Komunikasi buruh mobil tangki Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) Pertamina belum ditanggapi Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kepada Pramono Anung untuk selau berkoordinasi dengan perwakilan AMT Pertamina terkait realisasi tindak lanjut tuntutan soal PHK sepihak yang dialami 1.095 AMT Pertamina.

Nuratmo salah seorang perwakilan dari AMT mengatakan, pasca pertemuan dengan Presiden Jokowi pada 31 Januari lalu yang juga dihadiri Pramono Anung, mantan Wakil Ketua DPR itu belum bisa dihubungi.


"Pak Jokowi menyuruh Pramono Anung untuk tindaklanjuti. Tapi selama 12 hari kami coba telepon, hubungi via pesan WhatsApp, dibuka saja tapi nggak dibalas. Makanya kami ke sini lagi supaya pak Presiden terima kembali," kata Nuratmo di depan Istana Negara Jakarta, Selasa (12/2).

Baca: Dua Kelompok Buruh Saling Support Di Depan Istana

Karena susah dihubungi, buruh AMT merasa dibohongi oleh pihak pemerintah khususnya dari dalam Istana.

"Inikan diserahkan ke Pak Pramono, harusnya dia bisa. Tapi gimana? Kayaknya tidak dijalani intruksi Presiden," tutup Nuratmo.

Baca juga: Buruh Sopir Tangki Kecewa Komunikasi Tidak Ditanggapi Pramono Anung

Tuntutan SP-AMT; Pertama, bayarkan upah lembur yang belum dibayarkan sesuai nota sudinaker dan Kementerian Ketenagakerjaan dan upah proses selama di-PHK. Kedua, pekerjakan kembali 1.095 AMT yang di-PHK massal dan secara sepihak.

Ketiga, angkat kami sebagai karyawan tetap di PT. Pertamina Patra Niaga dan PT. Elnusa Petrofin, sesuai dengan nota sudinaker yang sudah disahkan oleh pengadilan; dan keempat, bayarkan hak pensiun bagi pekerja yang lanjut usia sesuai perundang undangan yang berlaku. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya