Berita

Mien Uno saat diskusi di Media Center Prabowo-Sandi/Net

Politik

Tudingan “Sandiwara Uno” Bikin Ibu Sandi Sakit Hati

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 | 01:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ibu kandung dari calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, Mien Uno mengaku sedih dan tidak terima atas tuduhan bernada fitnah, "Sandiwara Uno" yang ditujukan kepada anaknya itu.

Mien menilai, Sandi memang tidak akan marah dengan tudingan itu. Tapi, dia sebagai ibu mengaku sakit hati saat ada pihak lawan yang melontarkan tudingan tersebut.

"Jadi kalau ada yang mengatakan 'Sandiwara Uno' itu adalah sesuatu yang mungkin dia (Sandi) tidak apa-apa, tapi yang sakit hati itu ibunya," ujar Mien Uno dalam acara diskusi di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta Selatan, Senin (11/2).


Menurut wanita berusia 78 tahun itu, pihak keluarga selalu mendidik anaknya dengan agama, kearifan lokal, integritas, kejujuran, dan etika menghormati orang lain. Karenanya, ia mengaku sedih saat anaknya kerap menjadi sasaran serangan fitnah keji.

"Mas Sandi itu saya didik memang sesuai dengan aturan dan apa-apa yang saya telah terima pada waktu saya kecil. Orang tua saya kebetulan dua-duanya guru jadi saya mendidik sesuai dengan aturan," tutur Mien Uno.

“Saya sedih banget sebagai orang tua yang melihat keadaan yang terus-menerus dipertentangkan yang sebetulnya itu adalah hal yang tidak benar," sambungnya.

Saking kesalnya, Mien bahkan menantang pihak-pihak yang memfitnah Sandi untuk langsung berhadapan dengannya. Dia ingin orang yang bersangkutan meminta maaf kepada dirinya.

"Jadi sekarang kalau ada orang yang mengatakan itu ‘Sandiwara Uno’ dia harus minta maaf kepada ibunya yang melahirkan dan mendidik Sandi dengan segenap tenaga untuk menjadi orang yang baik. Siapa yang mau berhadapan dengan saya sebagai ibunya?" tandasnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya