Berita

Ground breaking perumahan Kartika Bhayangkara Praja Residence/RMOLJateng

Nusantara

27 Ribu Polisi Di Jateng Belum Punya Rumah

SENIN, 11 FEBRUARI 2019 | 15:40 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sebanyak 27 ribu anggota kepolisian di Jawa tengah masih belum punya rumah sendiri. Mereka masih tinggal di asrama, mengontrak atau tinggal di rumah orang tua.

Hal itu disampaikan Kapolda Jawa tengah, Irjen Polisi Condro Kirono saat ground breaking dan peresmian perumahan bagi anggota Polisi di kabupaten Rembang, Senin (11/2).

Kapolda mengatakan, dari 39 ribu lebih anggota polisi di Jateng, yang telah memiliki rumah sendiri baru sekitar 15 ribu orang. Sementara sisanya masih ngontrak maupun tinggal di asrama.


“Jadi ada 27 ribu yang masih kos, kontrak, atau ikut orang tua. Jadi kita dorong yang belum punya rumah bisa segera memikirkan masalah papan ini," kata Kapolda seperti dilansir RMOL Jateng.  

Dikatakan Kapolda, perumahan yang diresmikan di Rembang ini adalah perumahan bersama bagi anggota polisi, TNI maupun ASN. Perumahan tersebut diberi nama Kartika Bhayangkara Praja Residence.

“Hari ini di Rembang kita resmikan 50 rumah. Kami dorong, anggota TNI, Polri dan ASN untuk memanfaatkan dengan membeli fasilitas rumah murah ini," ucap jenderal bintang dua ini.

Lebih jauh Condro menjelaskan, saat ini sekitar 900 rumah telah  dibangun bagi anggota kepolisian di seluruh Jateng. Ia berharap anggota yang belum punya rumah memanfaatkan fasilitas rumah murah tersebut.

"Kita terus mengingatkan, jangan sampai begitu mau pensiun masih tinggal di asrama, rusunawa. Kita dorong yang di asrama agar punya rumah pribadi," terang Kapolda.

Hadir dalam peresmian tersebut, Bupati Rembang, Abdul Hafidz, DPRD Kabupaten Rembang serta Kapolres dan Dandim Rembang. [yls]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya