Berita

Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif/Net

Politik

BPN Prabowo-Sandi Akan Bela Habis-Habisan Ketum PA 212

SENIN, 11 FEBRUARI 2019 | 15:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi akan memberikan bantuan hukum secara penuh kepada Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Surakarta atas dugaan pelanggaran Pemilu.

"Kami akan bela habis-habisan tentu saja," kata Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Senin, 11/2).

Sebab, lanjut wakil ketua DPR ini, dugaan pelanggaran Pemilu juga dilakukan oleh pihak paslon nomor urut 01 Jokowi-Maruf. Hanya saja tidak dilakukan proses lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.


"Banyak juga pelanggaran yang dilakukan paslon 01 tapi tidak ditindaklanjuti," sesalnya.

Menurut Fadli, dugaan pemidanaan kepada Slmaet Maarif yang juga Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi dinilai tidak relevan dan cenderung diskriminatif.

"Ini (pemidanaan Pemilu) tidak perlu, kalau kita lihat apa yang terjadi ini kan bersifat administratif saja ya jangan dikriminalisasi," tuturnya.

Lebih lanjut, Fadli merasa heran atas penangkapan dan pemidanaan terhadap pihak kubu Prabowo-Sandi terjadi menjelang pencoblosan 17 April.

"Ini polanya makin hari mendekati pemilu makin banyak tokoh-tokoh yang merupakan bagian dari BPN seperti ditarget. Mulai dari saudara Ahmad Dhani, Buni Yani, kemudian Slamet Maarif dan tokoh lain. Saya lihat ini menghambat kerja BPN untuk memenangkan Prabowo-Sandi," tutup Fadli. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya