Berita

Raja Mohammed VI/Net

Dunia

Perkuat Layanan Medis, Raja Mohammed VI Resmikan Dua Proyek Solidaritas Di Maroko

RABU, 06 FEBRUARI 2019 | 20:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Demi memperkuat layanan medis, Raja Maroko, Mohammed VI meresmikan sebuah pusat perawatan kesehatan primer dan sebuah pusat kecanduan di media Marrakesh (Selasa, 5/2).

Dua proyek ini dibangun dengan dasar solidaritas dan sejalan dengan program peningkatan perkotaan di lingkungan El Mellah.

Dilakukan oleh Yayasan Mohammed V untuk Solidaritas, proyek-proyek tersebut pertama kali dibangun oleh Raja Mohammed VI pada 10 Januari 2017. Proyek itu berasal dari keinginan kerajaan untuk memperkuat tawaran kesehatan melalui layanan medis berbasis masyarakat dan berkualitas yang memenuhi kebutuhan warga, terutama populasi yang kurang mampu.


Proyek-proyek tersebut juga mencerminkan perhatian Raja Mohammed VI terhadap medina kuno Maroko dan tekadnya untuk memastikan akses mudah ke layanan dasar untuk menjamin kesejahteraan warga.

Pusat perawatan kesehatan primer akan mempromosikan akses orang miskin ke perawatan medis, mempercepat intervensi dalam keadaan darurat medis dan melawan ketidakteraturan pemantauan medis yang menyebabkan memburuknya kondisi kesehatan pasien dengan penyakit kronis.

Pusat perawatan ini dibangun di lahan seluas lebih dari 630 meter persegi. Pusat ini merupakan bagian integral dari rencana aksi yang dilakukan oleh yayasan tersebut untuk mendukung sektor medis nasional.

Proyek ini akan memenuhi kebutuhan mendesak dalam hal aksesibilitas medis di lingkungan yang menampung populasi penting dan yang memiliki satu pusat perawatan kesehatan dan rumah sakit terpencil.

Proyek yang dibangun atas kerjasama yayasan dan Kementerian Kesehatan Maroko itu mencakup fasilitas baru termasuk unit darurat medis seperti konsultasi, observasi, ruang perawatan dan plester dan unit penyakit kronis seperti kardiologi, nefrologi, oftalmologi, endokrinologi.

Fasilitas lainnya juga termasuk perawatan mulut, radiologi, vaksinasi dan ruang kesehatan ibu, serta laboratorium medis dan farmasi.

Proyek kedua yang diresmikan oleh Raja Mohammed Vi adalah pusat kecanduan lingkungan El Mellah. Ini adalah pusat kedua dari jenisnya dibangun oleh Yayasan Mohammed V untuk Solidaritas di kota tersebut.

Pusat tersebut dilengkapi dengan alat istimewa untuk perawatan, kesadaran, diagnosis, pencegahan dan dukungan psiko-sosial. Pembangunan pusat kecanduan yang menelan anggaran 4 juta dirham ini adalah bagian dari program nasional untuk memerangi perilaku kecanduan yang dilaksanakan sejak 2010 oleh Yayasan, dalam kemitraan dengan Kementerian Kesehatan dan Dalam Negeri Maroko. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya