Berita

Rusia/Net

Global

Tanggapi AS, Rusia Bersiap Kembangkan Sistem Rudal Baru Sebelum 2021

RABU, 06 FEBRUARI 2019 | 07:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia bersiap mengembangkan dua sistem peluncuran rudal berbasis darat baru sebelum tahun 2021 untuk menanggapi rencana keluar Washington dari pakta kontrol senjata nuklir, INF.

Reuters (Selasa, 5/2), memuat, militer Rusia harus mulai bekerja untuk menciptakan sistem peluncuran berbasis darat untuk rudal jelajah yang diluncurkan oleh kapal, Kalibr, dan untuk rudal hipersonik jarak jauh yang melakukan perjalanan setidaknya lima kali kecepatan suara.

Menteri Pertahanan Sergei Shoigu awal pekan ini memerintahkan pekerjaan untuk mulai mengembangkan sistem baru.


Shoigu, sekutu dekat Putin, mengatakan dia ingin pekerjaan itu selesai pada akhir tahun depan sehingga sistem baru siap pada 2021.

"Dari 2 Februari, Amerika Serikat menangguhkan kewajibannya di bawah perjanjian INF," kata Shoigu pada pertemuan para kepala pertahanan.

"Pada saat yang sama mereka secara aktif bekerja untuk membuat rudal darat dengan jangkauan lebih dari 500 km yang berada di luar batas perjanjian. Presiden Putin telah memberi tugas pada kementerian pertahanan untuk mengambil langkah-langkah simetris," tegasnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya