Berita

David Malpass/Net

Dunia

Trump Siap Nominasikan David Malpass Untuk Pimpin Bank Dunia

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 19:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan tengah berencana untuk mencalonkan Wakil Menteri Keuangan untuk Urusan Internasional, David Malpass untuk pimpin Bank Dunia.

Begitu kabar yang dibocorkan pejabat anonim, dimuat The New York Times awal pekan ini. Dia mengatakan bahwa Trump akan secara resmi menyampaikan nominasi tersebut besok hari (Rabu, 6/2).

Nominasi Malpass berpotensi memicu perdebatan publik, mengingat komentar-komentar miring yang pernah dilontarkannya di masa lalu soal peran lembaga multilateral tersebut.


Tidak berbeda dengan Trump, Malpass di masa lalu kerap  mempertanyakan ruang lingkup dan misi lembaga internasional seperti Bank Dunia.

Dia pernah mengatakan bahwa lembaga-lembaga tersebut telah tumbuh lebih mengganggu dan perlu fokus kembali. Kecenderungan yang lebih besar menuju multilateralisme, katanya, telah berjalan terlalu jauh.
Sudut pandang itu sejalan dengan skeptisme yang lebih luas yang ditunjukkan oleh pemerintahan Trump terhadap berbagai struktur yang sering disebut tatanan internasional liberal, termasuk Organisasi Perdagangan Dunia, Organisasi Perjanjian Atlantik Utara, Uni Eropa dan sejumlah perjanjian internasional.

Baru minggu lalu, pemerintahan Trump mengumumkan bahwa mereka telah menangguhkan perjanjian senjata nuklir dinegosiasikan oleh Presiden Ronald Reagan pada tahun 1987 dengan Rusia. Langkah itu membuat dunia ketar-ketir karena berpotensi menyebabkan terjadinya perlombaan senjata.

Bank Dunia sendiri diketahui dikendalikan oleh negara-negara paling maju di dunia dan meminjamkan uang kepada negara-negara berkembang untuk proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan.

Dari perannya di Departemen Keuangan Amerika Serikat, Malpass menekan Bank Dunia tahun lalu untuk berkomitmen pada serangkaian perubahan bahkan ketika dia bergerak untuk menambah modalnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya