Berita

Fadjroel Rachman/Net

Politik

Dua Pegawai KPK Digebukin, Aktivis Senior Ingatkan Peristiwa Fadjroel Gunduli Rambut

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 12:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Terkait aksi penggundulan rambut oleh Fadjroel Rachman pada tahun 2013 diungkit kembali saat melihat berbagai fenomena yang mengancam KPK saat ini.

Saat itu Fadjroel menyindir Anas Urbaningrum terkait kasus korupsi Hambalang dan siap digantung di Tugu Monas.

Aktivis senior Syahganda Nainggolan menyinggung kembali aksi Fadjroel Cs dengan beberapa rentetan peristiwa yang terjadinya sekarang.


"Dua petugas KPK digebuki, Kemanakah orang-orang yang dulu paling rajin aksi #SAVEKPK, sampai kepala dibotakin segala," tulis Syahganda dalam akun Twitternya, Selasa (5/2).

Pendiri Sabang Merauke Circle ini menegaskan bahwa sudah sepatutnya Fadjroel membuka matanya atas kejadian saat ini.

"Sampai ada srikandi-srikandi segala. Buka matamu, hanya di zaman ini matanya disiram air keras, rumahnya di bom molotov dan bekerja digebukin," tegas Syahganda.

Fadjroel sebagai timses Jokowi di tahun 2014 kini menjabat sebagai komisaris di salah satu salah satu BUMN. Fadjroel kini cenderung menutup mata atas beberapa kejadian sosial di era Jokowi.

Dua pegawai KPK diserang saat sedang menjalankan tugas untuk melakukan pengecekan di lapangan terhadap informasi masyarakat tentang adanya indikasi korupsi, di Hotel Borobudur Jakarta, Minggu malam (3/2). Mereka memantau rapat anggaran antara Gubernur dan DPRD sebuah daerah.

Sebelum peristiwa itu, kasus teror bom molotov terjadi di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo dan rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. Serta, sudah setahun kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan belum terungkap. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya