Berita

Jokowi-Maruf/Net

Nusantara

Banyak Blunder, Petahana Harus Perbaiki Komunikasi Politik

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 10:45 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Komunikasi politik kubu petahana dinilai buruk. Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Amin dinilai tidak berhasil menyinergikan pesan kepada publik. Akibatnya banyak blunder, kontroversi dan cenderung tidak terkendali.

Pendapat itu dikemukakan peneliti komunikasi politik dari Universitas Telkom, Dedi Kurnia Syah menanggapi kontroversi pernyataan dari Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang melarang siapapun yang tidak memilih Jokowi menggunakan jalan Tol Transjawa.

“Harus ada upaya penyamaan pengetahuan soal komunikasi politik di kubu petahana, jika kontroversi seperti ini diteruskan, sangat merugikan petahana," ucap Dedi seperti dilansir RMOL Jabar, Senin (4/2).


Dedi menilai, semakin mendekati Pilpres, kedua kubu semakin saling menekan. Ia menyarankan, kubu petahana untuk lebih hati-hati dalam bermanuver.

“Tekanan tentu meningkat, sehingga petahana harus lebih hati-hati dan tidak terjebak dalam komunikasi agitatif, menyudutkan pihak lawan" katanya.

Dedi menilai, komunikasi petahana terlihat semakin buruk karena tidak ada proses filter. Ia menyarankan TKN seharusnya membuat platform pesan selama kampanye, apa yang boleh dan tidak dikemukakan oleh seluruh relawan.

“Tugas itu sepenuhnya ada pada tim pemenangan, sehingga pada tingkat bawah komunikasi yang terbangun sinergi dengan apa yang seharusnya menjadi pedoman elit di atas, jika tidak dibuat platform yang jelas, setiap relawan akan menciptakan gimmick-nya masung-masing, dan itu mengkhawatirkan," tandasnya.[yls]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Hamas Sepakat Lucuti Senjata dengan Syarat

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:15

DPR Mulai RDPU Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:09

Megawati Rayakan Ultah ke-79 di Istana Batu Tulis

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:02

Iran Tuding Media Barat Rekayasa Angka Korban Protes demi Tekan Teheran

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:02

IHSG Rebound; Rupiah Menguat ke Rp16.846 per Dolar AS

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:59

Gaya Top Gun Macron di Davos Bikin Saham Produsen Kacamata iVision Melonjak

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:47

Sekolah di Jakarta Terapkan PJJ Akibat Cuaca Ekstrem

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:42

Ini Respons DPP Partai Ummat Pascaputusan PTUN dan PN Jaksel

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:34

Purbaya Siapkan Perombakan Besar di Ditjen Pajak demi Pulihkan Kepercayaan Publik

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:29

Menlu Sugiono: Board of Peace Langkah Konkret Wujudkan Perdamaian Gaza

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:17

Selengkapnya