Berita

Dunia

Iran Masuk Lima Besar Pembuat Drone Tempur Terbaik Dunia

SENIN, 04 FEBRUARI 2019 | 23:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Angkatan Bersenjata Iran adalah satu di antara lima kekuatan dunia yang mampu membangun drone tempur. Begitu kata komandan Angkatan Udara Republik Islam Iran (IRIAF), Brigadir Jenderal Aziz Nasirzadeh mengatakan kepada IRNA (Senin, 4/2).

Dia menekankan bahwa Angkatan Bersenjata Iran dapat memproduksi pesawat tanpa awak yang mereka butuhkan melalui ketergantungan pada keterampilan para ahli dalam negeri. Dia menambahkan bahwa pencapaian tersebut telah dicapai meskipun ada sanksi dan ancaman.

"Sanksi tidak berdampak pada kinerja Angkatan Udara Republik Islam Iran dan kami saat ini merupakan salah satu angkatan udara paling kuat di kawasan itu dan bahkan di dunia," jelasnya.


Selama beberapa tahun terakhir, Iran telah membuat terobosan besar di sektor pertahanannya dan mencapai swasembada dalam memproduksi peralatan dan perangkat keras militer meskipun ada sanksi dan tekanan ekonomi terhadap negara tersebut.

Republik Islam menyatakan bahwa kekuatan militernya tidak menimbulkan ancaman bagi negara-negara lain dan didasarkan pada doktrin pencegahan militer.

Juru bicara senior Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, pada hari Minggu sekali lagi menegaskan pesan perdamaian dan persahabatan Iran dengan dunia, menekankan bahwa negara itu tidak meminta izin siapa pun untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya.

"Republik Islam Iran memproduksi peralatan apa pun yang diperlukan untuk membela negara dan tidak akan meminta izin siapa pun dalam hal ini," tegas Shekarchi.

Pernyataannya itu disampaikan beberapa hari setelah Angkatan Udara Iran meluncurkan kendaraan udara tak berawak berbadan lebar pertama (UAV), yang dijuluki Khodkar (Otomatis), yang dirancang dan diproduksi penuh di rumah, saat negara itu bersiap untuk perayaan yang menandai peringatan 40 tahun peringatan Revolusi Islam 1979. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya