Berita

Marcell Siahaan/Net

Politik

Musisi Menangis Saat Lihat Draf RUU Pemusikan

SENIN, 04 FEBRUARI 2019 | 18:47 WIB | LAPORAN:

Draf RUU Permusikan dinilai sangat merugikan bagi para musisi tanah air. Penyanyi kondang Marcell Siahaan bahkan mengaku sempat menangis saat membaca draf tersebut.

Hal itu disampaikannya dalam pertemuan ratusan musisi Indonesia dengan para inisiator RUU Permusikan di W&B Cilandak Town Square, Jaksel, Senin (4/2)

"Coba Mas Anang tanya istri saya, saat Saya baca draft RUU Permusikan ini saya nangis,” ujarnya sambil berkaca-kaca kepada anggota Komisi X DPR Anang Hermansyah yang hadir di acara tersebut.


Pelantun lagu “Firasat” ini menyoroti pasal 5 draf RUU Permusikan. Pasal ini berisi larangan pada proses kreasi yang mendorong khalayak umum melakukan kekerasan, memuat konten pornografi, menistakan agama, memprovokasi ras atau golongan tertentu dan mendorong khalayak umum melakukan tindakan melawan hukum.

Menurutnya, pasal ini multitafsir dan berpotensi menghambat kreativitas musisi.

Selain itu, dia juga memandang bahwa draf RUU banyak yang sebatas menyalin dari UU Film.

“Kan mau angkat derajat musisi, kita sebenarnya nggak bodoh. Kita diam saja bukan berarti kita bodoh. Kita lihat dan perbaikan dari jauh. Jangan anggap karena kita nggak bersuara atau kita bodoh," tegasnya.

Dia juga meminta kepada para DPR untuk mengundang para musisi sebelum berinisiatif mengeluarkan draf RUU Permusikan.

“Ketimbang gunakan hak insiatif tadi, kenapa nggak ajak ngobrol musisi atau presiden?" lanjut Marcell. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya