Berita

Foto: RMOL

Politik

Insiden Rutan Cipinang

SENIN, 04 FEBRUARI 2019 | 12:23 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

MINGGU 03 Februari 2019, rombongan Lieus Sungkharisma, Jaya Suprana ditemani pimpinan Rakyat Merdeka Online mendatangi Rutan Cipinang, tempat musisi Ahmad Dhani ditahan.

Mereka bawa bingkisan, kue-kue imlek, dan buku bacaan untuk Ahmad Dhani.

Rabu sebelumnya, Lieus Sungkharisma datang bezoek. Tapi ditolak administrasi rutan. Alasannya mesti ada izin kejaksaan.


Ahmad Dhani adalah tahanan kejaksaan yang dititipkan ke Rutan Cipinang.

Kali ini Lieus Sungkharisma dan Jaya Suprana sudah mengantongi izin dari Kejaksaan. Surat izin berlaku dari tanggal 01-08 Februari 2019.

Sipir penjara menolak beri akses bezoek. Negosiasi berlangsung. Lieus Sungkharisma mulai emosi. Dorong mendorong terjadi. Rombongan didesak mundur. "Steril, steril," teriak petugas. Gerbang dikunci. Lieus Sungkharisma menerobos masuk sampai pos jaga pertama.

Belasan petugas keamanan rutan tiba-tiba keluar dari area dalam. Lieus Sungkharisma teriak-teriak, "Saya mau protes. Mana Karutan?"

Karutan tidak bisa dihubungi. Pintu dibuka kembali. Rombongan dipersilahkan masuk. Berunding di pos jaga.

Kecurigaan menguat. Ada semacam pemahaman halus di pikiran rombongan. Kurang lebih, mereka menilai Ahmad Dhani dizalimi dan tidak fair dimasukkan ke penjara. Empati ada di situ.

Semalam Dul menangis di atas panggung konser Dewa 19 minus Ahmad Dhani di Malaysia.

Pihak keamanan rutan bersikeras Sabtu-Minggu libur. Katanya aturan ini berlaku di semua penjara sejak dulu.

Herlambang dari Garuda Mas yang pernah menjadi warga-binaan Rutan Cipinang menyangkal pernyataan ini. Di banyak penjara, justeru hari Sabtu-Minggu padat bezoekan. Rupanya itu aturan yang dibuat Karutan. Sebuah "kearifan lokal". Bukan aturan selevel KepMen apalagi PP.

Tumpang tindih birokrasi. Prosedur rancu. Di hari Rabu, pihak Rutan minta prosedur kejaksaan dilakukan. Tapi di hari minggu, prosedur Rutan yang berlaku.

Karutan masih tidak bisa dihubungi. Rombongan Lieus Sungkharisma menurutkan bargain. Mereka hanya meminta bisa memberikan bingkisan langsung ke Ahmad Dhani. Prosesinya ngga sampai tiga menit.

Ya hanya itu. Mungkin mereka baru puas bila sudah melihat Ahmad Dhani sehat.

Pihak Rutan tetap tidak bisa beri izin. Lieus Sungkharisma beraksi lagi. Gerbang internal dia gedor-gedor sambil teriak-teriak, "Ahmad Dhani bukan orang jahat".[***]


Penulis merupakan aktivis Komunitas Tionghoa Antikorupsi

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kejagung Sita Dokumen hingga BBE Usai Geledah Kantor Ombudsman

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:06

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:54

Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Pemerintah Minta Publik Tak Khawatir

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Dua Mantan Ketua MK Diundang DPR Bahas Isu Revisi UU Pemilu

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:39

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:32

Japto Soerjosoemarno Tuding Wartawan Tukang Goreng Berita

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:17

Sahroni Auto Debet Gaji ke Kitabisa hingga Akhir Masa Jabatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:11

Retreat Kepala Daerah Dipertanyakan Usai Maraknya OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09

Arogansi Trump Ancam Tatanan Dunia yang Adil

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01

Selengkapnya